Sri Mulyani Apresiasi Gagasan PEBS FEB UI Hadirkan Santripreneur

0
1

KABARLAGI.COM, Mentari keuangan Sri Mulyani mengapresiasi Program Santripreneur gagasan PEBS FEB UI, BPDP Kelapa Sawit dan IAEI ini untuk meningkatkan kapasitas entrepreneurship dari para santri.

Sri Mulyani menyambut baik program yang mengkombinasikan dua hal penting yaitu pesantren dan kelapa sawit untuk menggerakkan aktivitas perekonomian.

Menurutnya, kelapa Sawit merupakan penyumbang devisa signifikan bagi Indonesia yaitu sebanyak US$21,4 miliar, atau lebih dari 14 persen dari total penerimaan devisa ekspor non migas.

“Diharapkan dengan kolaborasi ini, industri kelapa sawit dapat turut menjadi motor penggerak pemerataan kesejahteraan yang berkeadilan,” kata Sri Mulyani dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/20).

Program Santripreneur berbasis UKMK Sawit ini merupakan sebuah kegiatan pendampingan dan pemberdayaan pesantren yang akan diselenggarakan di tiga provinsi yang memiliki potensi pengembangan perkebunan kelapa sawit yang terbesar di Indonesia, yaitu Sumatera Utara, Riau dan Sumatera Selatan.

Kegiatan pilot project ini diharapkan akan direplikasi di daerah lainnya sehingga mampu mendukung prinsip dasar program ini, yaitu pemberdayaan pesantren, pemberdayaan ekonomi daerah khususnya petani sawit, serta pengembangan perkebunan kelapa sawit yang lebih berkelanjutan (sustainable palm oil) dan ramah lingkungan (environmentally friendly).

Beberapa kegiatan yang akan dijalankan adalah pendataan dan assessment pondok pesantren berbasis UKMK sawit, pelatihan, pendampingan, dan monitoring & evaluasi pelaksanaan program. Beberapa bentuk intervensi yang akan dilaksanakan melalui program ini adalah: pengembangan dan pengelolaan produk, pembinaan dan pengembangan SDM; pengembangan pemasaran; penguatan permodalan usaha; manajemen usaha, serta penguasaan teknologi.[]