KabarLagi. Com – Sehubungan dengan pembakaran kantor Desa Rada di wilayah Dusun Goa, Desa Rada, Kecematan Bolo Kabupaten Bima, NTB pada Rabu (3/8/2022) subuh bulan lalu masih belum menemukan titik terang dan pelaku Pembakaran kantor desa tersebut masih belum juga ditemukan sampai saat ini.
Maka daripada itu seluruh elemen masyarakat, pemuda, dan mahasiswa mengadakan Demonstrasi aksi yang terpusat pada kantor Desa itu Sendiri. Pemuda dan para mahasiswa Melakukan audiensi terbuka dengan point’ tuntutan sebagai berikut:
1. Menuntut Kehadiran Kapolsek bolo dan Kapolres Kabupaten Bima untuk memberikan pernyataan tentang Keberlanjutan Penyelidikan Kasus Pembakaran ini.
2. Mendesak penggunaan kantor desa untuk tidak di operasikan sebelum menemukan pelaku Pembakaran.
3. Mendesak Kapolres Kabupaten Bima untuk segera menyelesaikan Kasus yang belum ada hasilnya.
Dalam aksi tersebut kepolisian dari Polsek Bolo ikut dalam mengawal jalannya demonstrasi tersebut, dan terjadi sedikit pergesekan antara masa aksi dan polisi yang mengakibatkan saling dorong antara kedua bela pihak tersebut.
Setelah beberapa jam aksi tersebut dilaksanakan pihak dari Kapolres Kabupaten Bima hadir dengan tim penyidik untuk bagaimana kemudian tim penyidik memberikan keterangan terkait keberlangsungan kasus ini.
Khairunas selaku masa aksi menyampaikan bahwa, hasil olah TKP yang dilakukan tim forensik dari Bali dan tim penyidik masih belum menuai hasil sementara itu pelaku pembakaran juga masih belum ditemukan.” ujarnya.
Ia melanjutkan, seberapa masifkah kasus ini diusut tuntas dan bagaimana keberlanjutan kasus ini ?
Sementara itu dari timm penyidik Kasat Reskrim Polres Bima menyampaikan, berdassrkan hasil oleh TKP yang dilakukan oleh pihak Forensik yang di undang Kapolres Bima dari Bali menemukan sampel berupa 1 botol aqua tanggung berisi bensin namun belum menemukan jejak tangan yang botol tersebut setengah terbakar.
Ia melanjutkan bahwa terdapat 17 saksi yang masih independen dalam menyatakan kesaksian nya yang tidak berkorelasi dengan saksi yang lainnya.” ungkapnya.
