KabarLagi.Com–Setelah sukses menggelar Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS), Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali bersiap menjadi tuan rumah ajang sport tourism berskala besar bertajuk “Pocari Sweat Run Lombok 2025”. Event ini akan dilaksanakan pada 13-14 September 2025 dan melibatkan sekitar 9.000 peserta dari berbagai daerah, dengan lokasi utama di Sirkuit Internasional Mandalika.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Menurutnya, gelaran sport tourism ini sejalan dengan visi “NTB Makmur Mendunia”.
“Event seperti ini harus kita dukung karena mampu mendatangkan banyak orang dan memperkenalkan NTB ke kancah nasional maupun internasional. Dampaknya terhadap perekonomian lokal juga sangat besar,” ungkap Miq Iqbal di ruang kerjanya, Senin (4/8).
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov NTB melalui Dinas Pariwisata akan menyiapkan sejumlah fasilitas, termasuk pertunjukan seni dan budaya NTB pada saat pembukaan acara, untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada para peserta dan wisatawan.
Sementara itu, General Marketing PT Amerta Indah Otsuka, Andina Mutya, menjelaskan bahwa Pocari Sweat Run Lombok 2025 menjadi event pertama yang mengusung konsep sport tourism di Indonesia. Pemilihan Lombok sebagai lokasi utama didasarkan pada statusnya sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler dengan panorama yang memukau.
“Belum pernah ada event lari di sirkuit. Jadi ini yang pertama. Kami ingin memberikan pengalaman berbeda, bukan hanya berolahraga di lintasan Mandalika yang menantang, tapi juga menikmati keindahan alam Lombok,” jelas Andina.
Ia menambahkan, event ini diharapkan memberikan multiplier effect yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat NTB, khususnya pelaku UMKM, sektor transportasi, perhotelan, hingga tenaga kerja lokal.
“Kami ingin event ini berdampak positif untuk ekonomi lokal. Mulai dari penginapan, transportasi, sampai produk UMKM harus ikut merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Adapun kategori lomba yang akan dipertandingkan meliputi:
-
4,3 km mengelilingi sirkuit Mandalika,
-
10 km,
-
Half Marathon 21 km,
-
Marathon 42,1 km.
Andina mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, dengan 70% di antaranya berasal dari luar Pulau Lombok.
“Responsnya luar biasa! Ini bukti Lombok menjadi daya tarik utama untuk sport tourism,” tutup Andina.
