Menggugat Asa di Pesisir Kota Bima: 150-an Calon Pendidik Taman Siswa Bima Gerakkan “Mama Darling”, Wujudkan Visi Kota Bima BISA

0
233

(Bima, 8 November 2025) – Di tengah terik matahari pesisir Bima, semangat gotong royong dan kepedulian lingkungan berkobar dari 150-an mahasiswa Program Studi PGSD STKIP Taman Siswa Bima. Mereka bukan hanya menjalani tugas akademis, tetapi tengah mengukir janji nyata kepada alam melalui program bertajuk “Mama Darling” (Mahasiswa Taman Siswa Bima Sadar Lingkungan) – Program Tamsis Peduli.
Aksi ini adalah jawaban konkret kampus terhadap ajakan pembangunan berkelanjutan, serta merupakan wujud dukungan penuh STKIP Taman Siswa Bima terhadap program visioner Wali Kota, “Kota Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri).”
Proyek Berdampak dari Tiga Kelas Inspiratif
Sebanyak 150-an mahasiswa semester 3 dari tiga kelas PGSD Kampus 2 (3H, 3i, dan 3J) adalah pelaku utama aksi heroik ini. Kegiatan ini secara khusus dirancang oleh Dosen Pengampuh Mata Kuliah Kewirausahaan 1, Bapak Andy Eddy, M.Pd., sebagai proyek Ujian Tengah Semester (UTS).
Mengapa proyek ini penting? Karena dosen dan mahasiswa percaya bahwa kewirausahaan sejati tidak hanya bicara laba, tetapi juga dampak positif bagi komunitas. Mereka memilih membersihkan lokasi wisata untuk memastikan potensi ekonomi daerah tidak terhalang oleh tumpukan sampah.
Jadwal dan Lokasi Aksi Pahlawan Lingkungan
Aksi “Mama Darling” dilaksanakan selama dua hari di tiga titik vital pariwisata Bima:
1. Hari Ini, Sabtu 08 November 2025: Mahasiswa telah sukses membersihkan kawasan Taman Amahami (Kelas 3J) dan Pantai Kolo (Kelas 3H).
2. Esok Hari, Ahad 09 November 2025: Kegiatan akan dilanjutkan dan difokuskan di Pantai Lawata (Kelas 3i).

Bagaimana aksi ini berjalan? Dengan sigap dan ceria, para calon pendidik ini menyisir setiap sudut pesisir, mengumpulkan sampah anorganik dalam kantong-kantong besar. Mereka menunjukkan bahwa perubahan dimulai dari tangan yang mau kotor demi lingkungan.
“Ini bukan hanya sekadar tugas. Kami, para calon guru, ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini, dimulai dari diri kami sendiri dan tempat wisata kita. Program ‘Mama Darling’ adalah komitmen kami untuk memastikan Kota Bima benar-benar BISA,” ungkap salah satu koordinator mahasiswa, memancarkan optimisme di tengah kelelahan.
Harapannya, inisiatif dari STKIP Taman Siswa Bima ini akan menjadi katalisator bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi, menjadikan Kota Bima sebagai destinasi yang Bersih, Indah, Sehat, dan Asri, demi masa depan generasi penerus.

By IMBI TAMSIS