Kolaborasi Strategis UMS–UMMAT, Kuliah Pakar S2 Pendas Perkuat Transformasi Pendidikan Dasar Berdaya Saing Global

0
44

KabarLagi.Com–Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Surakarta bersama Program Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Mataram menggelar kegiatan Kuliah Pakar Bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi inovasi pendidikan dasar yang berkualitas, inovatif, berakar pada nilai-nilai Islam, dan berdaya saing global.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh semangat akademik tersebut dihadiri sekitar 32 mahasiswa S2 Pendidikan Dasar dari Universitas Muhammadiyah Surakarta yang dipimpin langsung oleh Ketua Prodi S2 Pendas, Prof. Minsi. Kehadiran rombongan UMS disambut oleh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Mataram sebagai bentuk penguatan sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Prof. Minsi. M.Pd menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kolaborasi yang telah terbangun antara kedua institusi. Ia menilai kegiatan kuliah pakar ini menjadi langkah penting untuk mempererat kerja sama akademik dan pengembangan pendidikan di masa depan.

“Terima kasih atas kolaborasi dan terlaksananya kuliah pakar ini. Semoga ini menjadi langkah ke depan untuk terus maju dan terus dikembangkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UMMAT, Dr. Lukman menegaskan bahwa UMMAT terus melakukan pembenahan dan penguatan kualitas akademik. Menurutnya, kegiatan ini menunjukkan adanya kolaborasi luar biasa antara UMS dan UMMAT dalam berbagai bidang strategis.

“UMMAT terus berbenah. Kegiatan ini menunjukkan sebuah kolaborasi yang luar biasa. UMS dan UMMAT akan terus berkolaborasi dalam bidang riset, pengembangan sumber daya manusia, serta program-program akademik lainnya,” ujarnya. Rabu (13/05/2026).

Kegiatan kuliah pakar kemudian dilanjutkan dengan sesi akademik yang menghadirkan Ketua Prodi Magister Pendidikan Dasar UMMAT, Dr. Khairil Anwar bersama Prof. Minsi sebagai narasumber utama. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas arah transformasi pendidikan dasar, inovasi pembelajaran, penguatan karakter Islami, serta tantangan pendidikan di era global.

Melalui kegiatan ini, kedua perguruan tinggi berharap dapat memperkuat jejaring akademik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan inovasi pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. (Kan)