
KabarLagi.com–Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dompu Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kabupaten Dompu, Senin (22/6). Aksi tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Muttakun, bersama sejumlah anggota DPRD di depan gerbang kantor dewan.
Dalam aksinya, massa HMI menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah daerah dan DPRD. Salah satu isu utama yang disoroti adalah kelangkaan dan kenaikan harga gas LPG 3 kilogram yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Selain itu, massa aksi juga menyampaikan beberapa tuntutan lainnya, yakni mencabut kenaikan harga BBM non-subsidi, melakukan evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Dompu, menolak pemborosan anggaran negara serta memprioritaskan pendidikan dan kesejahteraan guru honorer.
Tak hanya itu, HMI juga menolak dwi fungsi ABRI dan revisi Undang-Undang Kepolisian, meminta penghentian peredaran rokok ilegal di Dompu, serta mendesak Pemerintah Daerah dan DPRD Kabupaten Dompu untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna mengawasi distribusi LPG 3 kilogram bersubsidi.
Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Muttakun, menjelaskan bahwa pembentukan pansus tidak dapat dilakukan secara serta-merta karena harus melalui mekanisme dan aturan yang berlaku.
“Soal pansus tidak mudah dan tidak dapat dilakukan begitu saja. Ada aturan dan mekanisme yang harus dipatuhi. Terkait gas LPG, kami ingin membongkar boroknya. Masalah ini cukup komprehensif dan kemarin malam ada oknum warga yang kedapatan oleh polisi membawa puluhan tabung gas menggunakan kendaraan bermotor. Itu juga salah satu masalah yang ingin kami bongkar boroknya,” ujar Muttakun di hadapan massa aksi.
Sementara itu, DPRD juga menyatakan akan menindaklanjuti berbagai isu lain yang disampaikan massa aksi melalui koordinasi dan pembahasan lebih lanjut. Pihak DPRD berjanji akan membuka ruang dialog secara serius untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang disuarakan mahasiswa.
Setelah menyampaikan aspirasi di DPRD Kabupaten Dompu, massa HMI Cabang Dompu Raya melanjutkan rute aksi menuju Kantor Bupati Dompu untuk menyampaikan tuntutan yang sama kepada pemerintah daerah.(TM)