Gubernur Iqbal Perkuat Jejaring Global, Lombok Disiapkan Jadi Magnet Wisata Berkualitas

0
54

KabarLagi.Com--Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat kerja sama dengan berbagai mitra internasional sebagai bagian dari strategi memperluas promosi Lombok di kancah global. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan sektor pariwisata sekaligus membuka peluang investasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, dengan perwakilan Chain of Deeds, sebuah jaringan internasional yang bergerak di bidang pengembangan komunitas, investasi, kewirausahaan, dan kolaborasi lintas negara, di Mataram, Senin (29/6).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa arah pembangunan pariwisata di NTB kini tidak lagi hanya berfokus pada peningkatan angka kunjungan wisatawan. Pemerintah daerah, kata dia, lebih mengedepankan konsep quality tourism yang menitikberatkan pada kualitas pengalaman wisata sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

Menurutnya, identitas budaya lokal serta nilai-nilai keislaman yang menjadi karakter masyarakat Lombok harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan pengembangan pariwisata.

“Kita ingin menghadirkan pariwisata yang memberi manfaat luas bagi masyarakat tanpa menghilangkan jati diri daerah. Lombok harus dikenal bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga karena mampu menawarkan pengalaman wisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi NTB sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama internasional, terutama yang dapat memperkuat promosi daerah, menarik investasi produktif, serta mengembangkan ekosistem ekonomi syariah.

Untuk memastikan seluruh peluang kerja sama dapat diwujudkan secara terarah, Gubernur mengusulkan penyusunan sebuah roadmap sebagai pedoman bersama dalam merealisasikan program-program yang telah dibahas.

Selain sektor pariwisata, pembahasan juga mencakup peluang kolaborasi dalam pengembangan ekonomi syariah melalui sinergi dengan perguruan tinggi, lembaga keuangan syariah, serta penguatan infrastruktur Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) guna mendukung penyelenggaraan berbagai agenda internasional di Lombok.

Sementara itu, perwakilan Chain of Deeds, Harun Taylor dan Usman, menilai Lombok memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi pilihan masyarakat Muslim dunia. Mereka melihat adanya tren global yang menunjukkan meningkatnya minat wisatawan terhadap kawasan yang menawarkan suasana aman, religius, serta memiliki kualitas hidup yang baik.

Melalui jaringan internasional yang dimiliki, Chain of Deeds menyatakan kesiapannya membantu memperkenalkan Lombok kepada berbagai komunitas dan mitra strategis di kawasan Timur Tengah, Eropa, Australia, hingga Amerika Utara.

Mereka juga mengusulkan penyelenggaraan forum maupun festival internasional sebagai wadah bertemunya investor, pelaku usaha, filantropis, kreator, serta komunitas Muslim dari berbagai negara.

Menurut mereka, agenda berskala internasional tersebut tidak hanya akan memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi wisata halal berkelas dunia, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi peningkatan investasi, pengembangan ekonomi daerah, dan lahirnya berbagai peluang kolaborasi baru.

Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju kemitraan strategis antara Pemerintah Provinsi NTB dan Chain of Deeds dalam memperluas promosi Lombok di tingkat internasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat citra NTB sebagai destinasi wisata berkualitas yang mengedepankan keberlanjutan, budaya lokal, dan nilai-nilai keislaman, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat. (Sumber:KominfoNTB)