KabarLagi.com–Direktur RSUD Dompu, dr. Fitratul Ramadan, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran HIV yang masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Hal itu disampaikannya dalam Pertemuan TB-HIV tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dihadiri dokter spesialis paru dari RSUD Provinsi NTB, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kabupaten Lombok Utara, dan Dompu.
Menurut dr. Fitratul, HIV dan tuberkulosis (TBC) merupakan dua penyakit menular yang menjadi tantangan besar di bidang kesehatan. Kondisi pasien akan jauh lebih rumit apabila terinfeksi keduanya secara bersamaan, bahkan sebagian besar kematian pada penderita HIV berkaitan dengan infeksi TBC.
Ia menjelaskan, salah satu fokus utama saat ini adalah upaya menekan penyebaran HIV. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam pertemuan tersebut, penularan HIV tertinggi berasal dari hubungan sesama jenis dengan persentase sekitar 48 persen.
Karena itu, dr. Fitratul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menganggap remeh persoalan tersebut. Menurutnya, lingkungan pergaulan dan paparan yang diterima anak maupun remaja dapat memengaruhi perilaku mereka sehingga diperlukan perhatian bersama dari keluarga.
Ia juga mengimbau para orang tua untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak, memberikan pendidikan agama dan nilai-nilai moral sejak dini, serta membangun komunikasi yang baik sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai perilaku berisiko.
Pertemuan TB-HIV tingkat Provinsi NTB tersebut menjadi forum koordinasi para dokter spesialis paru dalam memperkuat penanganan dan pencegahan HIV serta TBC di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.
