KKN UGM Tinggalkan Jejak di Pulau Medang, Bupati Sebut Investasi Masa Depan Sumbawa

0
17

KabarLagi.com–Pengabdian selama 43 hari yang dijalani 26 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Pulau Medang, Kecamatan Labuhan Badas, resmi berakhir. Berbagai program pemberdayaan yang dijalankan dinilai tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan Sumbawa.

Hal itu disampaikan Bupati Sumbawa saat melepas peserta KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2026 di Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (7/8). Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat telah melahirkan berbagai gagasan dan inovasi yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan potensi daerah.

Selama berada di Pulau Medang, mahasiswa dari 18 fakultas tersebut menjalankan sejumlah program pemberdayaan yang dikemas melalui tema “Medang Berdendang”. Hasil kegiatan dipresentasikan di hadapan pemerintah daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus rekomendasi untuk pengembangan Desa Bajo dan Desa Bugis secara berkelanjutan.

Ketua Pengurus Cabang KAGAMA Sumbawa dan Sumbawa Barat, Dedy Heriwibowo, mengatakan KKN kali ini diikuti 26 mahasiswa yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, termasuk dua peserta asal Kabupaten Sumbawa. Ia menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi modal penting dalam menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, dosen pembimbing lapangan, Asikin Noor, berharap berbagai program yang telah dirintis tidak berhenti setelah KKN usai, tetapi dapat terus dikembangkan oleh masyarakat bersama pemerintah daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Berakhirnya KKN-PPM UGM di Pulau Medang bukan sekadar menutup masa pengabdian mahasiswa, tetapi juga meninggalkan jejak kolaborasi yang diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi dan pemberdayaan masyarakat di wilayah kepulauan Kabupaten Sumbawa.