KabarLagi.com, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan pihaknya menyambut baik kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris dan LaporCovid-19 dalam meningkatkan kapabilitas platform pemantauan Covid-19 di Jakarta.
“Kami menyambut baik kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan Kedutaan Besar Inggris dan LaporCOVID-19, yang meluncurkan proyek bersama untuk meningkatkan kapabilitas platform pemantauan COVID-19 di Jakarta,” kata Anies dalam linimasa akun Twitter @aniesbaswedan, dikutip KabarLagi, Jumat (4/9/20) pagi.
Anies menjelaskan, kolaborasi ini nantinya akan menghasilkan dan memutakhirkan data Indeks Kerentanan Pandemik (Pandemic Vulnerability Index atau “PVI”) di DKI Jakarta.
“(Hasil kolaborasi itu_red) berdasarkan Indeks Persepsi Risiko (Risk Perception Index atau “RPI”), serta kondisi sosial (pasar tradisional, fasilitas kesehatan, kereta api/ terminal bus, dll) di setiap kelurahan, dan data statistik COVID-19,” jelasnya.
Anies mengatakan dukungan Kedubes Inggris dan LaporCOVID-19 yang menawarkan banyak gagasan bagus akan menjadi instrumen bagi Pemprov DKI dalam mengambil kebijakan dalam mengatasi pandemi.
“Kami berharap ini akan menjadi salah satu instrumen utama kami dalam pengambilan kebijakan mengatasi pandemi,” katanya.
Pada kesempatan itu, Anies juga menjelaskan bahwa sebelumnya pengambilan kebijakan penanganan COVID-19 di Jakarta selalu memegang tiga prinsip dasar.
“Pertama adalah transparansi, yang kedua adalah kolaborasi, dan yang ketiga adalah kemauan untuk membuka pikiran untuk terus mempelajari hal-hal baru,” katanya.
Anies menyampaikan, sejak awal pandemi Pemprov DKI Jakarta juga telah menyediakan platform informasi terkait COVID-19 di Jakarta pada situs corona.jakarta.go.id.
“Situs ini mungkin adalah salah satu basis data terlengkap mengenai pemantauan korona di Indonesia,” tandasnya.[]
