KabarLagi.Com — Provinsi NTB menerapkan kebijakan tanpa penyekatan perjalanan selama perayaan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Tetapi, aparat kepolisian dan gabungan akan mengawasi ketat penerapan protokol kesehatan pada setiap kegiatan sosial masyarakat.
Pengamanan Natal 2021 dan perayaan tahun baru 2021 nanti, Polda NTB akan menggelar Operasi lilin Rinjani terpusat selama 10 hari mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
Dalam operasi tersebut, Polda NTB dan jajaran akan membentuk 35 pos pelayanan dan pos pengamanan, yang akan ditempatkan disejumlah tempat rawan kriminalitas dan tempat rawan keramaian seperti terminal, Pasar, Bandara dan lain-lain.
Dalam operasi ini Polda NTB akan menerjunkan 1.174 personel polri yang terdiri dari Personel Polda NTB dan Polres jajaran.
Polda NTB menggelar apel gelar pasukan Operasi Lilin Rinjani pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Kamis (23/12/2021).
Wakapolda NTB Brigjen Pol Ruslan Aspan mengatakan, meskipun tidak ada penyekatan bukan berarti masyarakat dapat melupakan kondisi pandemi Covid-19.
“Namun yang utama pengetatan masalah protokol kesehatan,” ucapnya usai memimpin apel gelar pasukan.
Masyarakat NTB dapat melakukan perjalanan antardaerah bahkan dengan rasa aman karena polisi mengerahkan kemampuannya dalam menjaga wilayah.
Namun, masyarakat tetap diimbau untuk terus menerapkan protokol kesehatan.
Panduannya ada pada Inmendagri No66/2021 yang mengatur kegiatan masyarakat pada tanggal 24 Desember 2021 dan 2 Januari 2022.
“Jadi fokus pengamanan dalam pelaksanaan operasi ini adalah mengantisipasi penyebaran COVID-19 sesuai yang diatur dalam Inmendagri 66 Tahun 2021,” jelasnya.
Selanjutnya, Polda NTB bersama jajarannya pun mengantisipasi kedatangan orang masuk ke wilayah NTB di pintu-pintu masuk.
Diantaranya, empat pelabuhan laut dan satu bandara.
Ruslan pun menegaskan pihaknya sudah siap mengamankan jalannya ibadah natal baik di tempat ibadah maupun rumah ibadah umat Katolik dan Kristiani.
Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Djoni Widodo S.I.K menambahkan bahwa Operasi ini akan digelar secara humanis. ” Masyarakat kami himbau untuk selalu menaati aturan berlalu lintas dan protokol kesehatan Covid-19. Dalam berkendara, untuk selalu mengecek surat – surat kendaraan yang akan digunakan” jelas Djoni.
” Ini juga musim hujan, agar kondisi kendaraannya di cek sebelum digunakan. Untuk yang menggunakan kendaraan roda empat, hati – hati di jalan yang berpotensi adanya genangan air, karena bisa menyebabkan aqua planing” tambah Dirlantas Polda NTB ini.
