Bantu Masyarakat Terdampak Virus Corona, Ditlantas Polda NTB Inisiasikan Gerakan 1000 Rupiah

0
1

Mataram–Sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dan terdampak virus Corona, Direktorat lalu lintas Polda NTB menginisiasikan gerakan Rp 1.000 kepada para personil Dirlantas. Gerakan pengumpulan sedekah Rp 1000 tersebut dilakukan saat apel pagi setiap hari dan dikumpulkan oleh Polwan Ditlantas Polda NTB.

” Kami ingin memberikan yang terbaik sesuai yang mampu kami berikan terhadap masyarakat yang terdampak sumber pencahariannya akibat merebaknya virus Covid-19. Selain itu, Operasi Keselamatan Gatarin 2020 kali ini tetap fokus pada tindakan preventif dan pre emtif untuk mencegah Penyebaran penularan virus Covid-19 ” ujar Dirlantas Polda NTB Kombes Pol Amin Litarso, SH. Senin (13/4)

Sementara itu, Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda NTB Kompol RR Sri Wahyuningsih selaku koordinator gerakan Rp mengatakan uang hasil dari sumbangsih para anggota langsung dibelikan paket sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

” Kami memberikan bantuan kepada para penyapu jalan, orang tua jompo, dan masyarakat lainnya yang membutuhkan,”ujar Sri saat dikonfirmasi terkait gerakan Rp 1000 tersebut.

Selain gerakan ini, Ditlantas Polda NTB beserta TNI semakin meningkatkan patroli dari pagi sampai malam dalam kegiatan Operasi Keselamatan Gatarin 2020 yang diisi dengan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi arahan pemerintah untuk mencegah Penyebaran penularan virus Covid-19.

Himbauan tersebut berupa anjuran memakai masker, jaga jarak, mengupayakan tetap di rumah kecuali ada keperluan sangat mendadak, dan perilaku sehat dengan selalu mencuci tangan dengan sabun.

Tercatat sampai hari ke 7 (tujuh) Operasi Keselamatan Gatarin 2020, ada 1.374 gelaran patroli dilakukan dibandingkan tahun yang lalu yang hanya 687. Dalam suasana kekhawatiran penyebaran virus Covid-19 ini, Patroli dengan himbauan Cegah Covid-19 merupakan pilihan tepat untuk bersama-sama semua elemen bangsa bersatu mencegah penyebaran virus Covid-19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here