25.2 C
Jakarta
Jumat, Januari 15, 2021

PN Mataram dan Pemda Lobar Adakan Sidang Keliling Adminduk

KabarLagi.Com – Komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Barat (Lobar) dan Pengadilan Negeri (PN) Mataram untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat tidak perlu diragukan lagi. Keduanya terus berkomitmen memudahkan masyarakat yang ingin melakukan perbaikan administrasi kependudukan (adminduk) dengan menggelar sidang adminduk keliling secara rutin. Hal tersebut disampaikan oleh kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Lobar, Ahmad Nuralam, yang ditemui di lokasi sidang keliling, Kompleks Kantor Bupati Lobar, Kamis, (04/11/2020).

“Sesuai dengan pesan Bupati agar masyarakat dapat dilayani dengan mudah dan cepat sehingga kami berkolaborasi dengan Disdukcapil dan Pengadilan Negeri Mataram untuk memudahkan masyarakat yang ingin merubah atau memperbaiki adminduknya” ujarnya.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ini juga mengatakan bahwa dengan sidang keliling ini masyarakat tidak perlu lagi ke PN Mataram untuk mengubah atau memperbaiki adminduknya. Hal ini tentu akan sangat membatu masyarakat Lobar.

Ahmad juga mengatakan untuk mengelar sidang keliling ini masyarakat cukup melakukan pendaftaran ke Disdukcapil, kemudian akan diverifikasi oleh bagian hukum Setda Lobar untuk selanjutnya diteruskan pada penentuan jadwal sidang keliling oleh PN Mataram.

“Masyarakat cukup mendaftarkan ke Disdukcapil kemudian nanti diverifikasi dan ditentukan jadwal sidangnya” ujarnya.

Sementara itu, koordinator program Sidang Keliling PN Mataram, Hiras Sitanggang, mengatakan program ini merupakan inovasi dari PN Mataram. Ia menjelaskan bahwa sidang kali ini merupakan sidang keliling keempat yang dilakukan oleh PN Mataram bekerjasama dengan Pemda Lobar. Menurutnya kegiatan ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperbaiki administrasi kependudukannya.

“Kami di Pengadilan Negeri Mataram tentu memiliki komitmen bersama Pemda Lombok Barat untuk memudahkan masyarakat Lombok Barat” ujarnya.

Hiras juga mengatakan bahwa sidang keliling ini sangatlah membantu masyarakat Lobar karena dapat menghemat waktu pelayanan. Menurutnya dengan sidang keliling ini masyarakat dapat memperoleh penetapan perbaikan pada hari itu juga atau dalam waktu 1 hari. Sementara jika dilakukan di PN, masyarakat membutuhkan waktu 3 kali sidang atau 3 hari baru memperoleh penetapan untuk perbaikan adminduk.

Hakim PN Mataram ini mengatakan bahwa inovasi ini merupakan pertama kali dilakukan oleh PN di wilayah Nusa Tenggara Barat. Ia berharap kedepannya semua pengadilan negeri di wilayah NTB dapat melakukan sidang keliling untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa kedepannya PN Mataram bersama Pemda Lobar akan menggelar sidang hingga ke desa desa.

“Kedepannya tentu kami bersama Pemda Lobar akan terus mempermudah masyarakat dalam memperbaiki adminduk dengan sidang keliling di kecamatan dan desa” ujarnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Lobar, Ahad Legiarto, mengatakan bahwa komitmem Pemda Lobar dalam melayani masyarakat ini sebagai wujud nyata pengabdian dan pelayanan prima Pemda Lobar kepada masyarakat. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan sidang keliling ini sebagai upaya Pemda Lobar dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berupa administrasi kependudukan.

“Pemda berharap agar masyarakat dapat terlayani dengan baik sehingga tingkat kepuasan masyarakat pada pelayanan administrasi kependudukan dapat meningkat,” tutur Ahad.

ia juga menambahkan bahwa dalam sidang ini, PN Mataram dan Pemda Lobar melayani masyarakat yang ingin memperbaiki adminduk antara lain, permohonan pencatatan perkawinan yang terlambat melaporkan, permohonan perbaikan identitas di buku nikah, permohonan perbaikan identitas di akta kelahiran dan permohonan perbaikan identitas di buku paspor.

“Dengan adanya sidang ini, Pemda Lobar berharap agar masyarakat tidak kesulitan lagi dalam melakukan perubahan adminduk yang salah,” tutupnya.

Redaksi Kabarlagihttps://www.kabarlagi.com
Media Kabarlagi.com merupakan Media dibawah PT. Media Kabar Sejahtera yang memberikan informasi dan berita terpercaya.

Related Articles

Kemenag Depok Ajak Masyarakat Dukung Vaksin Covid-19

Kabarlagi.Com-- Program vaksinasi untuk melawan Covid-19 sudah mulai dilakukan pemerintah. Bahkan Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin. Sementara di Kota Depok, Kepala Kementerian...

Peluncuran Vaksinasi Pertama di Kota Depok Dimulai di RS Ui

KabarLagi.Com-Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menjadi lokasi kegiatan peluncuran program vaksinasi Covid-19 di Kota Depok pada Kamis (14/1/2021). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 pejabat...

Ibu sebagai Pahlawan Cegah Covid 19

Oleh : Kombes Pol Noviar, S.I.K (Direktur Lalu Lintas Polda NTB) Seorang Ibu memegang peranan penting dalam menyetop penyebaran pandemi infeksi virus corona atau Covid...

Stay Connected

21,363FansSuka
2,508PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

Kemenag Depok Ajak Masyarakat Dukung Vaksin Covid-19

Kabarlagi.Com-- Program vaksinasi untuk melawan Covid-19 sudah mulai dilakukan pemerintah. Bahkan Presiden Jokowi menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin. Sementara di Kota Depok, Kepala Kementerian...

Peluncuran Vaksinasi Pertama di Kota Depok Dimulai di RS Ui

KabarLagi.Com-Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) menjadi lokasi kegiatan peluncuran program vaksinasi Covid-19 di Kota Depok pada Kamis (14/1/2021). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 pejabat...

Ibu sebagai Pahlawan Cegah Covid 19

Oleh : Kombes Pol Noviar, S.I.K (Direktur Lalu Lintas Polda NTB) Seorang Ibu memegang peranan penting dalam menyetop penyebaran pandemi infeksi virus corona atau Covid...

Sebanyak 670 Pegawai PPK dan CPNS Diajukan Pemkot Depok Ke Kemendagri

KabarLagi.Com--Sebanyak 670 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diajukan Pemerintah Kota Depok Ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara...

Penerima Vaksin Sinovac Ini Syaratnya

KabarLagi.Com- Syarat penerima vaksin Sinovac adalah orang yang berusia 18-59 tahun, dan tidak memiliki beberapa riwayat yang sudah ditentukan.  Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan...