Operasi Patuh Rinjani 2021 Berakhir, 770 Kerumunan Non Prokes Dibubarkan

0
28

Kabarlagi.Com — Direktorat Lalu Lintas Polda NTB merilis hasil rekapitulasi Operasi Patuh Rinjani 2021 pada 20 September-3 Oktober 2021. Diketahui ada sebanyak 1.097 kendaraan ditindak tilang selama Operasi Patuh Rinjani 2021 atau menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu 1.571 kendaraan yaitu turun sebesar 30%.

” Kejadian Laka Lantas menurun 38 % dibandingkan tahun lalu yaitu 43 kasus menjadi 33 kasus, Jumlah peneguran juga menurun, tahun lalu sebanyak 3.217, sedangkan sekarang 1.584 atau turun sebesar 51%” jelas Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Djoni Widodo, S.I.K pada hari Senin, 4 Oktober 2021 di Mataram. pada pelanggar yakni 44.003 kendaraan ditilang.

Lebih lanjut dia mengatakan, Operasi Patuh Rinjani 2021 ini juga menargetkan penegakan Protokol kesehatan Covid-19. ” Ada 770 kerumunan yang dibubarkan di seluruh wilayah hukum Nusa Tenggara Barat. Ada 1.580 patroli penegakan Prokes” tambah mantan Wadirlantas Polda Bali ini.

Dia menambahkan, ada 3.016 pelaksanaan razia masker dan 3.104 Rapid Tes Antigen. Untuk menekankan kepada masyarakat agar selalu menaati aturan Protokol kesehatan Covid-19, dilaksanakan 4.635 kegiatan sosialisasi di seluruh wilayah hukum Polda NTB.

” Selain kegiatan penegakan hukum, kami juga melaksanakan kegiatan pembagian Bantuan Sosial sejumlah 2.114 paket sembako. Terkait Prokes, kami juga membagikan 20.549 masker kepada masyarakat” terang Djoni.

Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) telah menggelar operasi Patuh Rinjani 2021, mulai 20 September hingga 3 Oktober 2021.

Sasaran yang menjadi fokus pada pelaksanaan operasi tersebut yakni, segala bentuk kegiatan masyarakat yang dapat memicu kluster penyebaran Covid-19, masyarakat yang tidak taat Prokes dan peraturan Lalu Lintas.