Tactical Floor Game untuk Persiapan WSBK

0
22

KabarLagi.Com — ada hari Jumat tanggal 8 Oktober 2021 Kementrian Perhubungan melaksanakan Tactical Floor Game yang juga diikut secara virtual oleh Pemda dan Kepala Dinas terkait se Pulau Lombok, Kementrian terkait, TNI, Polri, Badan Usaha dan undangan lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan guna mematangkan kesiapan NTB dalam menggelar ajang internasional Superbike yang rencananya akan digelar pada tanggal 19 sampai 21 November 2021.

Direktur Lalu Lintas Polda NTB Djoni Widodo, S.I.K., saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa Tactical Floor Game membahas manajemen rekayasa lantas dan kesiapan transportasi publik yang akan melayani masyarakat penghobby balap motor, “jadi nantinya seluruh kendaraan perorangan yang menuju sirkuit seluruhnya diarahkan kelokasi parkir yang disediakan pihak ITDC, dan dari lokasi parkir telah disediakan sarana angkutan bis untuk mengantar penonton menuju pintu masuk sirkuit”. Jelas Djoni.

Hal ini merupakan konsep sirkulasi arus pergerakan kendaraan yang bertujuan untuk menghindari terjadinya kemacetan atau crowded.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, mengatakan bahwa kegiatan simulasi yang dijalankan saat ini, akan menggunakan metode Tactical Floor Game (TFG) dengan sedikitnya ada empat tujuan yang akan dicapai.

Yaitu, menjamin terwujudnya dan memelihara keamanan, keselamatan, dan ketertiban dari simpul transportasi pusat ke Mandalika. Kemudian, memberikan gambaran manajemen rekayasa lalu lintas (MRLL) di lapangan dengan simulasi tactical floor game.

“(setelah) Simulasi ini memberikan hasil, hasil kajian strategi akan diterapkan pada situasi pergerakan masyarakat yang menonton WSBK 2021 dengan moda angkutan jalan, dari simpul transportasi pusat ke Mandalika,” tutur Dirjen Budi sebagai dikutip oleh Media Liputan6.

Ia mengatakan simulasi ini juga akan memperhatikan titik prioritas terkait penanganan konsentrasi kendaraan atau yang diperkirakan akan terjadi kemacetan atau hambatan selama penyelenggaraan WSBK 2021. Serta, akan ditetapkan penempatan petugas di lapangan.