Bantu Pendapatan Keluarga di Masa Pandemi, Tim Dosen FT UNJ Gelar Pelatihan Teknik Jumputan

0
192

KabarLagi.Com– Tim dosen dan dibantu para mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (FT UNJ) menggelar kegiatan pelatihan teknik jumputan pada lenan rumah tangga di Kelurahan Duren Jaya, Kota Bekasi. Sabtu (11/9/2021).

Kegiatan dalam rangka meningkatkan pendapatan keluarga tersebut dilakukan bersama Yayasan Qudwah Albarosiyah (Dewi Rahmawaty, S.Pd., M.Pd.) serta Tim Dosen beserta mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta diantaranya Dr. Hamiyati, M.Si.; Dr. Shinta Doriza, M.Pd., M.S.E.; Ernita Maulida, SE, ME, Ph.D.; Bhatari Astuti, Nur Rahmi Febrianty Aditya; dan Maula Sakinah.

Tim dosen, Dr. Shinta Doriza, M.Pd., M.S.E. mengatakan masa pandemi Covid-19 semua masyarakat banyak melakukan kegiatan di dalam rumah (stay at home).

“Sebagian dari kita tentu mengalami penurunan pendapatan karena kita hanya dirumah. Untuk itu sebagai seorang ibu, kita harus lebih kreatif dalam memanfaatkan waktu luang yang bermanfaat sehingga bisa menambah pendapatan keluarga. Waktu bagi seorang ibu harus dikelola dan dimanfaatkan secara optimal, “katanya.

Lanjutnya berangkat dari kondisi tersebut kegiatan pelatihan teknik jumputan pada lenan rumah tangga merupakan kegiatan lanjutan kami dalam meningkatkan kreativitas para ibu.

“Hasil kegiatan sebelumnya menunjukkan mereka setuju untuk aktif ikut kembali (doriza, 2021), apalagi pelatihannya dapat membuat mereka bisa memanfaatkan waktu luang serta bisa menambah income keluarga,”ungkapnya.

Sementara itu Dosen lainnya, Dr. Hamiyati, M.Si. memaparkan tentang teknik jumputan (tie dye) pada kain. Menurutnya teknik tersebut dapat menghasilkan motif berbeda walau setiap pengerjaannya menggunakan motif yang sama.

” Motif yang dihasilkan tersebut tidak terlepas dari teknik jumputan yang dilakukan seperti teknik ikatan tunggal, teknik ikatan silang, teknik ikatan mawar ganda, teknik ikatan garis, teknik ganda, teknik pengerutan, teknik mengikat benda dan teknik jelujur,”katanya.

Hal lainnya disampaikan Ernita Maulida, SE, ME, Ph.D yang merupakan tim Dosen dalam kegiatan tersebut. Menurutnya bahan dan alat yang digunakan juga mudah di dapatkan dan bisa menggunakan peralatan di rumah sehingga tidak menimbulkan biaya yang besar.

“Hasilnya bisa menambah penghasilan keluarga. Bahan tersebut seperti: Kain blacu, Karet gelang, Benang, Tali kur, Pewarna Kain (wantek), dan Plastik. Sedangkan alat yang digunakan antara lain: Gunting, Kelereng, Uang koin, Batu, Sendok kayu sebagai alat pengaduk, Kompor, Panci, dan Ember,”katanya.

Ia juga menambahkan dampak kegiatan tersebut dapat meningkatkan sikap berwirausaha mereka guna meningkatkan income generating keluarga.