Ponpes Kampung Al-Qur’an Pamijahan Bogor Gelar Bedah Buku Dirangkai Dengan Bukber

0
1078

KabarLagi.Com — Pondok Pesantren Kampung Al-Qur’an Pamijahan Bogor mengggelar kegiatan bedah buku “Era Ketika Agama Menjadi Warisan Kultural Bersama”. Dalam kegiatan tersebut hadir langsung penulis buku, Dr Ahmad Gaus dan juga hadir Dr (c) Furkan Sangiang sebagai moderator.

Kegiatan yang juga dirangkai dengan acara bukber bersama ini turut dihadiri oleh mahasiswa dari beberapa kampus Jakarta, Bogor, Depok dan para undangan lainnya.

Dalam pemaparannya, Dr Ahmad Gaus menjelaskan bahwa buku yang dirinya tulis belum naik ke percetakan. Untuk itu berdasarkan saran dari berbagai pihak sebelum  percetakan agar melakukan diskusi di berbagai kampus dan Ponpes.

” Rencana kita akan cetak setelah lebaran. Nah kawan -kawan saya menyarankan agar sebelum dicetak agar meminta pendapat dan masukan dari berbagai pihak supaya lebih bagus hasilnya. Makanya saya langsung menghubungi pak Munawar untuk kita adakan di pondok,”ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa hal yang mendasari kenapa dirinya tertarik menulis buku ini yaitu karena hasil pikiran Deni JA.

” Kan kita tahu bersama Deni JA ini adalah ilmuwan sosial atau statistik. Tapi pikiran dan karya dia tentang agama ini cukup banyak dan bagus. Jadi ini yang membuat saya tertarik artinya ada kebaruan,”katanya.

Dalam paparannya buku ini menjelaskan terkait dengan agama dalam sisi ajaran serta agama dalam hal fakta. ” Dalam buku ini terdapat penjelasan bahwa negara yang fanatisme agama dan kepercayaan terhadap agamanya tinggi justru kita akan menemukan angka korupsi yang sangat tinggi dan beberapa fakta lainnya. Namun negara yang tidak beragama atau kepercayaan agama rendah ini tingkat korupsi nya rendah,”bebernya.

Begitupun standar kota yang paling bersih dan bagus ternyata bukan Jakarta atau  negara Islam. Tapi justru ada di negara-negara Eropa yang kepercayaan terhadap agamanya rendah.

” Nah ini juga menjadi fakta lainnya. Jadi keberagaman kita harus hadir sebagai solusi jangan sampai agama justru menjadi persoalan dan konflik. Sebab dalam penelitian jumlah agama di dunia ini sebanyak 4300,”terangnya.

Sementara itu Pengasuh Ponpes Kampung Al-Qur’an Pamijahan Bogor, TGH Munawar M Ali menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dr Ahmad Gaus yang hadir dalam kegiatan bedah buku ini.

” Kegiatan seperti ini merupakan program ponpes agar terus mengasah semangat keberagaman, sehingga para santri dan masyarakat yang hadir punya ilmu dan pemahaman yang universal,”ujarnya.

Kedepan kata dia kegiatan seperti ini akan terus dilakukan baik itu bedah buku, pelatihan penulis serta kegiatan lainnya yang memberikan girah keilmuan bagi para santri.

” Mohon doanya agar ponpes kampung Qur’an pemijahan Bogor terus berkhidmat untuk keumatan serta mampu melahirkan generasi Qurani yang berpikir universal dan pembaru,”pungkasnya.