Setelah 3 Hari Pencarian, Anak yang Hilang di Dompu Ditemukan Meninggal di Sungai

0
582
Tangkapan layar proses evakuasi mayat yang hilang terbawa arus beberapa hari yang lalu

KabarLagiDompu – Seorang anak yang dilaporkan hilang beberapa hari lalu akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di salah satu sungai di Dompu. Penemuan ini terjadi pada Sabtu  (1/2/2025), saat sejumlah warga hendak menjaring ikan.

Menurut keterangan warga, mayat anak tersebut ditemukan mengapung di sungai Ama La Habe Awa Sara, Dompu. Saat itu, para nelayan tengah bersiap menjaring ikan sesaat setelah itu warga langsung melihat sesosok tubuh terapung di permukaan air. Kejadian ini kemudian segera dilaporkan ke pihak berwenang, dan setelah proses evakuasi yang berlangsung cukup lama, jasad korban akhirnya berhasil diangkat.

Proses pencarian sendiri telah berlangsung selama tiga hari sejak laporan kehilangan pertama kali diterima. Keluarga korban dan warga sekitar telah berupaya mencari keberadaannya di berbagai lokasi, namun baru pada hari ketiga jasad anak malang tersebut ditemukan.

Salah satu warga bernama Ridwan turut membagikan momen penemuan ini melalui siaran langsung di akun Facebook miliknya. Dalam video tersebut, ia mengabarkan kepada masyarakat bahwa kemungkinan besar mayat yang ditemukan adalah anak yang selama ini dicari.

“Mungkin ini mayat yang hilang dicari oleh warga kemarin, untuk itu keluarga Simpasai Dompu untuk datang ke sini di sungai Ama La Habe Awa Sara, ditemukan warga yang sedang jaring. Silakan datang langsung yang melihat siaran langsung ini,” ujar Ridwan dalam unggahannya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan keluarga telah membawa jasad korban ke rumah duka untuk proses lebih lanjut. Kejadian ini tentu menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Dompu. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

Sebelumnya, seorang anak bernama M Tebiyan (12), asal Kelurahan Simpasai, Dompu, dilaporkan hilang terbawa arus sungai. Pencarian intensif pun dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar untuk menemukan keberadaannya.