KabarLagi.Com–Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berupaya meningkatkan efektivitas tata kelola layanan kesehatan melalui RSUD NTB. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Inovasi serta Penataan Organisasi dalam Rangka Mewujudkan Agile Government diselenggarakan di Aula Rinjani RSUD NTB pada Kamis, 13 Februari 2025. Acara ini menghadirkan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, sebagai pembicara utama.
Direktur RSUD NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., M.H., yang akrab disapa Dokter Jack, membuka acara dengan menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang cepat, responsif, dan efisien. Menurutnya, sudah saatnya birokrasi yang berbelit dalam organisasi rumah sakit dikurangi agar pelayanan dapat lebih dinamis dan tidak terhambat prosedur yang panjang.
Dengan kehadiran Wamendagri, Dokter Jack berharap RSUD NTB dapat mengadopsi berbagai praktik terbaik dalam tata kelola rumah sakit yang lebih efektif dan sigap dalam menghadapi tantangan di sektor kesehatan.
Dalam kesempatan yang sama, Wamendagri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa kepemimpinan yang baik menjadi kunci utama dalam menciptakan layanan kesehatan yang tanggap dan efisien.
“Semua bermuara pada kepemimpinan,” ujar mantan Wali Kota Bogor periode 2014-2024 itu.
Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam organisasi, khususnya di sektor kesehatan, guna memastikan kesinambungan kualitas layanan. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas harus terus dijunjung tinggi untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap rumah sakit.
Lebih lanjut, Wamendagri mengingatkan bahwa sebagai institusi pelayanan publik, rumah sakit tidak boleh menolak pasien yang membutuhkan pertolongan. Sikap profesional dan keramahan, mulai dari petugas keamanan hingga tenaga medis, harus selalu dijaga guna memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga mereka. Sumber (Diskominfontb)
