KabarLagi.Com– Persatuan Mahasiswa Sangiang Mataram (Permas) dan Persatuan Mahasiswa Sangiang Bima (Pemsab) menggelar kegiatan bedah buku karya Furkan Sangiang berjudul “Legenda dan Realitas: Tradisi Dou Sangiang dan Sejarah Gunung Api”. Acara ini berlangsung di kantor Desa Sangiang dan dihadiri oleh Kepala Desa Sangiang, tokoh adat, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN, serta mahasiswa Sangiang dan Tawali.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sangiang, Arasid Haji Imran, memberikan apresiasi atas karya tersebut. “Kami bangga ada putra Sangiang yang peduli pada sejarah dan tradisi leluhur. Buku ini menjadi referensi penting untuk generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh adat Sangiang, Agani Haris, turut mengungkapkan rasa bangga. “Meski ada beberapa hal yang perlu disempurnakan, buku ini sangat bernilai untuk melestarikan budaya kita,” katanya.
Penulis buku, Furkan Sangiang, mengungkapkan bahwa karya ini lahir dari kecintaannya terhadap kampung halaman. “Buku ini memuat sejarah penyebaran Islam di Sangiang, legenda asal-usul Pulau Sangiang, sejarah letusan gunung api, penemuan artefak kuno, serta keterkaitan Sangiang dengan Palue dan persebaran penduduk setelah letusan gunung,” jelasnya.
Acara bedah buku ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga warisan sejarah dan tradisi leluhur. Bedah buku ini juga rencana akan dilaksanakan di Pantai Sangiang Pada Kamis Malam Jumaat. (31/7/2025).
