KabarLagi.com—Seorang perempuan bernama Intan Agustiani (29) ditemukan meninggal dunia di depan sebuah kamar kos di Lingkungan Bali Bunga, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Selasa (16/6) pagi.
Korban ditemukan dalam kondisi telungkup di depan pintu kamar kos yang sebelumnya pernah ditempati pemilik kos, M. Indra Setiawan bersama keluarganya. Saat ditemukan, tubuh korban dilaporkan sudah dalam keadaan kaku.
Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima laporan dari warga untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan awal.
Berdasarkan keterangan pemilik kos, M. Indra Setiawan, sekitar pukul 00.10 Wita dirinya sempat mengecek kondisi kos guna memastikan keamanan para penghuni. Saat itu, ia masih mendengar korban batuk dan muntah sebelum kembali ke rumahnya.
Keesokan harinya sekitar pukul 08.50 Wita, Indra meminta anaknya, Khusnatun Berlian (9), mengambil beras di area kos. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 Wita, Khusnatun melihat korban berada dalam posisi tengkurap dengan selimut menutupi tubuhnya di depan pintu kamar.
Karena mengira korban sedang tidur, Khusnatun memanggil korban beberapa kali agar masuk ke kamar. Namun tidak ada respons. Setelah diperiksa lebih dekat, ia mendapati tubuh korban sudah kaku dan diduga telah meninggal dunia. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada ayahnya melalui telepon.
Mendapat informasi itu, M. Indra Setiawan segera menuju lokasi dan memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar. Tidak lama kemudian, personel Polsek Woja bersama Kanit Intelkam Polsek Woja AIPTU Suryansyah tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan.
Sekitar pukul 09.40 Wita, Unit INAFIS Satreskrim Polres Dompu melakukan olah TKP dan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban. Atas permintaan keluarga, jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Kabupaten Dompu untuk menjalani visum et repertum menggunakan kendaraan patroli Polsek Woja.
Jenazah tiba di RSUD Dompu sekitar pukul 10.50 Wita dan langsung ditempatkan di ruang jenazah untuk pemeriksaan. Setelah proses pemeriksaan selesai, sekitar pukul 11.30 Wita jenazah dijemput keluarga dan dibawa ke rumah duka di Dusun Ria, Desa Riwo, Kecamatan Woja.
Pihak kepolisian menyebutkan keluarga korban menerima dan mengikhlaskan kepergian korban serta tidak mengajukan permintaan autopsi. Keluarga juga menyatakan kesediaannya untuk membuat surat pernyataan terkait keputusan tersebut.
Dari hasil olah TKP, petugas menemukan sejumlah barang di sekitar lokasi, di antaranya botol minuman teh kemasan dan bungkus rokok. Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga dan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat keluhan sakit dada serta sering mengalami batuk dan muntah darah.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan koordinasi dengan keluarga korban, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pihak terkait lainnya guna memantau perkembangan situasi serta memastikan kondisi tetap aman dan kondusif.
