11 Asesor LSP UMMAT Sukseskan Uji Kompetensi Manajer KDKMP di Manado, Sulawesi Utara

0
44

KabarLagi.Com– Sebanyak **11 asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT)** sukses melaksanakan **Uji Kompetensi Manajer KDKMP** yang berlangsung pada **28–29 Juli 2026** di Provinsi Sulawesi Utara.

Pelaksanaan uji kompetensi diselenggarakan secara paralel di **Sadiklat 4 Kodiklatal, Kabupaten Minahasa**, dan **Tindak XII/MDK, Manado**, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sertifikasi kompetensi yang profesional, objektif, dan sesuai dengan standar nasional.

Tim asesor LSP UMMAT yang bertugas dalam kegiatan ini terdiri atas Baiq Harly Widayanti, Amin Saleh, Zaenafi Ariani, Asbah, Ridwan, Nurliya Ni’matul Rohmah, Rifaid, Lukman, Fathurrijal, Dedy Iswanto,dan Nurhayati. Seluruh asesor menjalankan proses asesmen sesuai prinsip validitas, reliabilitas, keadilan, dan independensi sebagaimana diamanatkan dalam sistem sertifikasi kompetensi nasional.

Direktur LSP UMMAT, Assoc. Prof. Dr. Junaidin, M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh asesor yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan profesionalisme.

“Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh tim asesor LSP UMMAT yang telah sukses melaksanakan uji kompetensi di Sulawesi Utara. Kegiatan ini merupakan bukti bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem sertifikasi kompetensi nasional. LSP UMMAT akan terus berkomitmen menghadirkan asesor yang profesional, berintegritas, dan berstandar nasional untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” ujar Junaidin.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan uji kompetensi tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas utama.

“Melalui penguatan sertifikasi kompetensi yang berkualitas, LSP UMMAT siap mendukung berbagai program strategis Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menciptakan SDM Indonesia yang unggul, kompetitif, produktif, dan siap menghadapi tantangan global. Sinergi antara perguruan tinggi, lembaga sertifikasi, dunia usaha, dan pemerintah merupakan fondasi penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Sementara itu, **Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerja Sama UMMAT, Asbah Ambalawi, M.Hum.,** menegaskan bahwa keterlibatan para asesor dalam kegiatan nasional tersebut merupakan wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat dalam lingkup nasional.

“Keikutsertaan dosen-dosen UMMAT sebagai asesor kompetensi bukan sekadar menjalankan tugas profesional, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam skala nasional. Melalui kompetensi yang dimiliki, para asesor UMMAT berkontribusi langsung dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui proses sertifikasi yang kredibel dan berstandar nasional,”ujar Asbah.

Menurutnya, para asesor LSP UMMAT memiliki peran strategis karena akan terus ditugaskan di berbagai provinsi di Indonesia sesuai kebutuhan pelaksanaan sertifikasi kompetensi.

“Kami memandang kegiatan ini sebagai bagian dari kiprah nasional UMMAT. Para asesor akan menjalankan penugasan di berbagai wilayah Indonesia sehingga nama UMMAT semakin dikenal sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan SDM nasional. Hal ini sekaligus memperluas jejaring kolaborasi UMMAT dengan berbagai kementerian, lembaga, dunia usaha, dan organisasi profesi di tingkat nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa semakin luas keterlibatan dosen UMMAT dalam berbagai penugasan nasional akan semakin memperkuat reputasi universitas sebagai institusi yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa, sekaligus mendukung visi UMMAT menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing global.

Melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan sertifikasi di berbagai wilayah Indonesia, LSP UMMAT terus menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan mutu dan profesionalisme tenaga kerja Indonesia melalui penyelenggaraan sertifikasi kompetensi yang kredibel, berintegritas, dan berstandar nasional.