KabarLagi.com— Menjaga Pantai Labuhan Haji bukan hanya soal merawat keindahan pesisir. Bagi Satpol PP Lombok Timur, menjaga kawasan wisata juga berarti melindungi ruang usaha masyarakat sekaligus memastikan anak-anak memiliki masa depan yang lebih baik.
Dalam beberapa hari terakhir, personel Satpol PP Lombok Timur menyusuri kawasan pesisir Pantai Labuhan Haji. Kehadiran mereka tidak sekadar untuk melakukan pengawasan, tetapi juga membuka ruang dialog dengan para pedagang dan pelaku usaha.
Pantai Labuhan Haji menjadi sumber penghidupan bagi banyak warga. Karena itu, Satpol PP mengajak para pelaku usaha melihat ketertiban bukan sebagai pembatas, melainkan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan usaha dan kenyamanan pengunjung.
Para pengelola jasa hiburan dan karaoke juga diajak mematuhi ketentuan jam operasional. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketenangan warga sekitar sekaligus menciptakan suasana wisata yang nyaman.
Satpol PP juga menaruh perhatian pada perlindungan anak. Para pelaku usaha diingatkan agar tidak mempekerjakan anak di bawah umur sehingga mereka tetap memiliki kesempatan untuk bersekolah, tumbuh secara layak, dan mengejar cita-cita.
Di sisi lain, Satpol PP mendorong terciptanya lingkungan usaha yang bersih dan beretika. Peredaran minuman keras perlu dicegah, begitu pula keberadaan lapak tertutup yang berpotensi disalahgunakan.
Bagi Satpol PP Lombok Timur, penataan kawasan bukan semata-mata persoalan penertiban. Ada kepentingan yang lebih besar, yakni memastikan Pantai Labuhan Haji tetap menjadi ruang wisata yang aman sekaligus sumber penghidupan masyarakat.
“Pantai Labuhan Haji adalah piring nasi kita bersama,” menjadi pesan yang ingin dibangun. Ketika kawasan aman dan tertib, pengunjung merasa nyaman, usaha masyarakat dapat berkembang, dan manfaat ekonominya dapat terus dirasakan.
Menjaga pantai, pada akhirnya, adalah menjaga kehidupan yang tumbuh di sekitarnya. Pemerintah, pedagang, pengelola jasa, dan masyarakat memiliki peran yang sama untuk memastikan Pantai Labuhan Haji tetap menjadi tempat yang dirindukan hari ini dan layak diwariskan kepada generasi berikutnya.
