KabarLagi.com—Sejumlah rumah warga di Kelurahan Rabangodu Selatan, Kota Bima, mengalami kerusakan setelah gempa berkekuatan magnitudo 7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena menyangkut keselamatan dan kebutuhan warga terdampak.
Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, turun langsung melihat kondisi rumah warga pada Minggu (16/8). Dari lokasi, ia melihat sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan sekaligus berbincang dengan warga mengenai kondisi yang mereka hadapi setelah gempa.
Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat kerusakan bangunan. Kondisi di lapangan menjadi bahan untuk menentukan langkah penanganan berikutnya, terutama bagi rumah yang membutuhkan perhatian segera karena tingkat kerusakannya.
Wali Kota didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Bima, Kepala BPKAD Kota Bima, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Bima, serta Lurah Rabangodu Selatan.
Dalam penanganan pascagempa, persoalan tidak berhenti pada pendataan rumah yang rusak. Pemerintah daerah juga perlu memastikan warga terdampak memperoleh penanganan sesuai kondisi masing-masing, mulai dari aspek keselamatan, kebutuhan sosial hingga kemungkinan dukungan terhadap perbaikan rumah.
Karena itu, data kerusakan dari lapangan menjadi penting untuk menentukan skala prioritas. Rumah dengan kerusakan ringan, sedang maupun berat membutuhkan penanganan yang berbeda dan harus disesuaikan dengan hasil pemeriksaan di lapangan.
Keterlibatan sejumlah perangkat daerah dalam peninjauan tersebut menunjukkan bahwa dampak gempa tidak hanya menjadi urusan satu instansi. BPBD berkaitan dengan respons kebencanaan, sementara perangkat daerah lainnya memiliki peran dalam pendataan, dukungan sosial maupun penganggaran penanganan.
Pemerintah Kota Bima selanjutnya akan memantau kondisi warga dan bangunan yang terdampak untuk memastikan proses penanganan berjalan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Bagi warga, persoalan paling mendesak setelah gempa bukan sekadar mencatat kerusakan, tetapi memastikan rumah yang ditempati tetap aman dan kebutuhan keluarga yang terdampak dapat segera ditangani.
