Bupati Bima Resmikan Layanan NICU-PICU, RSUD Sondosia Siap Jadi Pusat Rujukan Perawatan Intensif Anak

0
16

KabarLagi.com–Pemerintah Kabupaten Bima terus memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat. Setelah meresmikan layanan hemodialisa di RSUD Bima, Bupati Bima Ady Mahyudi kembali meresmikan layanan Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU) di RSUD Sondosia, Sabtu (30/8).

Peresmian layanan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 RSUD Sondosia yang mengusung tema “Terus Tumbuh, Berkembang Memberi Manfaat untuk Perubahan yang Lebih Baik.” Acara ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, pemotongan tumpeng, serta peninjauan langsung fasilitas ruang perawatan oleh Bupati Bima.

Dalam sambutannya, Bupati Ady Mahyudi menegaskan bahwa kehadiran gedung khusus NICU dan PICU beserta fasilitas medis modern menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bima. Gedung tersebut dilengkapi berbagai peralatan medis berstandar, seperti patient monitor, inkubator, dan ventilator untuk menunjang perawatan bayi baru lahir dan anak-anak yang membutuhkan penanganan intensif.

“Keberadaan gedung PICU dan NICU ini menegaskan kesiapan RSUD Sondosia sebagai pusat rujukan perawatan intensif anak. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan tenaga medis yang kompeten, masyarakat kini tidak perlu lagi jauh-jauh mencari layanan kesehatan untuk kasus-kasus kritis pada bayi dan anak,” ujar Bupati.

Ia juga menyampaikan bahwa RSUD Sondosia saat ini didukung 11 dokter spesialis, termasuk dokter spesialis anak, dua dokter spesialis kandungan, dan dua dokter spesialis bedah. Menurutnya, ketersediaan tenaga spesialis tersebut merupakan modal penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.

Bupati mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Bima Barat dan Bima Selatan, untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di RSUD Sondosia. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memperkuat rumah sakit tersebut melalui penambahan tenaga kesehatan, pengembangan layanan, peningkatan fasilitas, serta menjalin dukungan dari berbagai pihak.

“Kita ingin RSUD Sondosia secara bertahap menjadi rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Bima Barat, Bima Selatan, bahkan wilayah sekitarnya. Momentum usia ke-15 ini harus menjadi semangat untuk terus tumbuh dalam kapasitas, berkembang dalam kualitas, dan semakin memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Direktur RSUD Sondosia, dr. Firman, MPH, menjelaskan bahwa layanan NICU dan PICU dirancang khusus untuk memberikan perawatan intensif bagi bayi baru lahir dan anak-anak yang berada dalam kondisi kritis maupun berisiko tinggi.

Ia mengatakan, gedung layanan tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar 720 meter persegi dengan luas bangunan 498,45 meter persegi. Pembangunannya didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dilengkapi 44 tempat tidur berstandar serta ruang khusus yang mampu menampung 33 boks bayi.

Peresmian layanan NICU dan PICU dihadiri sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bima, yakni Hj. Nurhayati, Nurdin Amin, Ardiwin, dan Sri Langit Nawaksara, Turut hadir Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Bima Fatahullah, para kepala perangkat daerah, camat, unsur Muspika Kecamatan Bolo dan Soromandi, kepala desa, serta para kepala puskesmas.

Dengan hadirnya layanan NICU dan PICU, RSUD Sondosia diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan komprehensif, sekaligus menjadi pusat rujukan perawatan intensif anak bagi masyarakat Kabupaten Bima dan wilayah sekitarnya.