Mimpi Besar Dompu Jadi Nyata, Pelabuhan Kilo Resmi Mulai Dibangun

0
11

KabarLagi.com–Harapan masyarakat Kabupaten Dompu untuk memiliki pelabuhan yang mampu membuka konektivitas dan menggerakkan perekonomian daerah mulai memasuki babak baru.

Bupati Dompu Bambang Firdaus melakukan ground breaking pembangunan Pelabuhan Kilo, Senin (7/9). Prosesi tersebut ditandai dengan pemancangan tiang dan pemencetan sirine sebagai simbol dimulainya pembangunan pelabuhan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bambang menyebut Pelabuhan Kilo merupakan salah satu proyek prioritas dalam rencana pembangunan daerah sekaligus harapan besar masyarakat Dompu.

“Perjuangan yang tidak pernah lelah hari ini mulai nampak terlihat. Harapan itu bukan lagi sekadar impian, hari ini impian itu mulai berwujud,” ujar Bambang.

Menurutnya, keberadaan Pelabuhan Kilo nantinya akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Sejumlah sektor unggulan daerah, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan hingga kelautan, diyakini akan semakin berkembang dengan dukungan konektivitas transportasi laut.

Tidak hanya itu, pembangunan pelabuhan juga dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan sekaligus mendorong sektor pariwisata Dompu agar semakin dikenal luas.

“Pelabuhan Kilo menjadikan konektivitas antar-pulau lebih dekat. Arus barang dan jasa akan lebih efektif, memangkas jarak, waktu dan biaya, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Calabai, Prayitno, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Pelabuhan Kilo berdiri di atas lahan seluas 30 hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Dompu.

Pembangunan pelabuhan tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp85,111 miliar yang bersumber dari APBN. Pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 315 hari kalender, terhitung sejak Februari hingga 30 Desember 2026.

Hingga pelaksanaan ground breaking, progres pembangunan fisik telah mencapai 57,736 persen, dengan sisa waktu pelaksanaan sebanyak 116 hari kerja.

Prayitno menegaskan, Kantor UPP Kelas III Calabai memandang pembangunan Pelabuhan Kilo sebagai amanah yang harus dijaga dan dikawal bersama agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan.

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Prosesi ground breaking turut dihadiri jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, staf ahli dan asisten daerah, pimpinan perangkat daerah, jajaran KSOP, para camat dan unsur Muspika Kecamatan Kilo, pihak pelaksana proyek, kepala sekolah, seluruh kepala desa se-Kecamatan Kilo serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Pembangunan Pelabuhan Kilo diharapkan tidak sekadar menjadi proyek infrastruktur, tetapi menjadi pintu baru bagi pertumbuhan ekonomi, perdagangan, investasi, pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Dompu.