FKMPD Malang Mengecam Tindakan Premanisme Oknum Kepolisian Kabupaten Bima, Kapolres Perlu di Evaluasi

0
819

KabarLagi.Com – Tindakan oknum kepolisian Polres Kabupaten Bima yang menangani demontrasi mahasiswa monta selatan kabupaten Bima beberapa hari lalu dinilai terlalu brutal yang dilakukan oknum kepolisian. Tindakan tersebut tak jauh berbeda dengan perilaku preman jalanan serta mencederai Tri Darma Kepolisian sebagai Pengayom, Pelindung dan Pelayan masyarakat.

Hal tersebut mengundang sejumlah kecaman dari berbagai kalangan masyarakat lebih-lebih dari organisasi kemahasiswaan untuk bagaimana pihak kepolisian secepatnya menyelasaikan persoalan tersebut.

Dalam hal ini Risdammuddin selaku ketua FKMPD ( Forum komunikasi Mahasiswa Pascasarjana Dan Dosen Bima Dompu Malang) angkat bicara terkait hal tersebut, jelas mencederai marwah kepolisian serta memgutuk keras tindakan tersebut.

“Kami mengutuk keras tindakan tersebut, tindakan yang dilakukan oknum kepolisian itu bagaikan preman jalanan dan sudah sangat jelas mencederai marwah kepolisian,”tuturnya.

Lanjut Risdam, seharusnya pihak kepolisian bisa mengayomi dan memberikan rasa aman dan nyaman dalam menyampaikan pendapat, bukan sebaliknya melakukan tindakan represif terhadap para mahasiswa Monta selatan, lantas dimana fungsi polri yang disebutkan dalam UU itu,” ungkapnya heran.

Dirinya juga mendesak Kapolda NTB mengevaluasi Kapolres Kabupaten Bima dan bahkan mencopotnya atas tindakan represif yang dilakukan oknum kepolisian yang menangani demontrasi Mahasiswa Monta selatan. Serta menuntut 10 mahasiswa dibebaskan.