KabarLagi.Com–Kabar membanggakan datang dari Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), khususnya dari Fakultas Ilmu Kesehatan. Sabrina Tria Yunita, mahasiswa semester enam Program Studi S1 Kebidanan, berhasil menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Ia meraih Juara Pertama dalam Lomba Esai Nasional bertema “Peran Gen Z dalam Mendukung Kebangkitan Nasional” yang digelar secara daring oleh Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak dari tanggal 4 hingga 24 Mei 2025.
Kompetisi ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang semuanya menyoroti kontribusi generasi muda terhadap semangat kebangsaan dan kemajuan bangsa. Di tengah ketatnya persaingan, esai Sabrina yang berjudul “Dari TikTok Menuju Teknokrasi: Gen Z Sebagai Katalisator Kebangkitan Nasional Modern” berhasil mencuri perhatian dewan juri.
Dalam tulisannya, Sabrina mengangkat fenomena media sosial yang kerap dianggap remeh, seperti TikTok, dan menunjukkan potensi besar platform tersebut dalam membentuk opini publik, menyebarkan informasi edukatif, hingga mendorong kesadaran politik dan sosial. Ia menegaskan bahwa Gen Z memiliki peluang besar menjadi motor penggerak perubahan melalui teknologi yang akrab dengan keseharian mereka.
Namun, capaian ini bukan tanpa perjuangan. Sabrina mengakui bahwa menulis bukanlah bakat alami baginya. Menyusun ide secara runtut dan logis sempat menjadi tantangan besar. “Saya bukan penulis yang mahir. Menulis sesuatu yang kompleks seperti ini membuat saya sempat ragu dan merasa tidak cukup mampu,” ungkapnya.
Meski begitu, dorongan untuk berani mencoba menjadi kunci keberhasilannya. “Saya belajar bahwa lebih penting untuk berani menyuarakan pikiran daripada menunggu segalanya sempurna. Menulis adalah ruang untuk mengekspresikan ide, bukan ajang menunjukkan siapa yang paling pandai,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa kesehatan tak hanya piawai di laboratorium atau klinik, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual dan analisis tajam terhadap isu-isu strategis nasional.
Sabrina berharap pencapaiannya dapat memberi semangat kepada mahasiswa UMMAT lainnya. Ia mengajak rekan-rekannya untuk terus berani mencoba, menjelajah bidang-bidang baru, dan menggali potensi diri. “Kadang yang kita butuhkan hanyalah keberanian untuk mengambil langkah pertama,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada UMMAT yang telah menciptakan iklim akademik yang suportif. “Kampus ini menjadi tempat saya bertumbuh, bukan hanya secara akademis, tapi juga secara pribadi. Saya merasa didukung untuk berkembang dan mengeksplorasi potensi yang ada dalam diri,” tuturnya.
Capaian Sabrina juga mencerminkan komitmen UMMAT dalam menumbuhkan budaya kompetitif dan membentuk lulusan yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan global.(frk)
