Rektor UMMAT: Milad ke-45 Jadi Titik Tumbuh dan Lompatan Besar

0
174

KabarLagi.Com–Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menegaskan komitmennya untuk menjadi kampus yang inklusif, unggul, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan NTB. Hal ini disampaikan langsung oleh Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., dalam sambutannya pada Seminar Reflektif Milad ke-45 UMMAT yang mengangkat tema “Kiprah UMMAT Mencerahkan dan Memajukan NTB”.

Rektor menyebut momentum Milad ke-45 bukan hanya perayaan simbolik, tetapi menjadi titik refleksi dan pijakan lompatan besar menuju masa depan. Ia menyampaikan bahwa UMMAT saat ini tengah bersiap menyambut kehadiran 14 mahasiswa asing dari empat negara berbeda, termasuk empat di antaranya yang beragama Nasrani. “Ini adalah bukti bahwa UMMAT membuka diri terhadap keberagaman dan menjunjung inklusivitas sebagai semangat universitas modern berbasis nilai Islam,” tegasnya.

Lebih lanjut, Drs. Abdul Wahab menuturkan bahwa tahun depan UMMAT menargetkan pembukaan beberapa program studi unggulan baru serta menambah jumlah guru besar. Ia optimis, dengan sinergi seluruh komponen kampus dan dukungan masyarakat, UMMAT akan semakin tumbuh menjadi perguruan tinggi yang diperhitungkan baik di tingkat nasional maupun internasional. “UMMAT tidak hanya membangun ruang-ruang belajar, tapi juga ruang-ruang perubahan sosial,” ujarnya.

Dalam sesi seminar, Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, MA., akademisi UIN Mataram, menekankan bahwa kiprah Muhammadiyah, termasuk UMMAT, dalam membangun peradaban tidak boleh dipandang sebelah mata. Ia mengutip peneliti Barat seperti Robert W. Hefner yang menyebut Muhammadiyah sebagai organisasi Islam paling terorganisir, serta Mitsuona Nakamura yang memuji keikhlasan gerakan Muhammadiyah dalam membangun amal usaha yang menyentuh akar-akar kehidupan masyarakat.

Prof. Saleh Ending menilai bahwa UMMAT memegang peran strategis sebagai center of excellence di NTB dalam mentransformasikan nilai-nilai keislaman ke dalam aksi nyata, baik di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, hingga ekonomi. “Inilah yang membedakan Muhammadiyah: bukan hanya wacana keagamaan, tetapi aksi nyata yang berkelanjutan,” tegasnya.

Seminar reflektif ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Milad UMMAT ke-45 yang diharapkan tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menyuntikkan semangat dan memperkuat arah perjuangan kampus ke depan. UMMAT kini berdiri tegak sebagai institusi pendidikan yang siap bersaing di era global tanpa kehilangan akar lokal dan semangat dakwah pencerahan.