UMMAT Sambut Empat Mahasiswa Asal Ghana: Simbol Kontribusi Kemanusiaan dan Kampus Inklusif untuk Dunia Internasional

0
286

KabarLagi.Com— Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi Islam yang terbuka dan inklusif, berperan aktif dalam membangun peradaban dunia. Empat mahasiswa internasional asal Ghana resmi memulai studi mereka di UMMAT dengan status penerima beasiswa penuh.

Yang membanggakan, keempat mahasiswa ini berasal dari latar belakang non-Muslim. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa UMMAT menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan universal tanpa memandang agama, suku, maupun asal negara.

Rektor UMMAT, Drs. Abdul Wahab, MA., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari visi dakwah Muhammadiyah yang bersifat rahmatan lil ‘alamin. “UMMAT membuka pintu seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin menuntut ilmu dan memberi manfaat bagi sesama, tanpa membedakan keyakinan. Inilah wujud nyata Islam yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan perdamaian,” ujar beliau dalam acara penyambutan.

Wakil Rektor IV UMMAT Bidang AIK dan Kerja Sama, Dr. TGH. Zaenudin, M.Pd., menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa dari Ghana ini sejalan dengan semangat internasionalisasi UMMAT yang tidak hanya mengejar reputasi global, tetapi juga memberi kontribusi nyata terhadap isu-isu kemanusiaan dunia. “Kita ingin UMMAT menjadi laboratorium perdamaian dan toleransi. Melalui keberagaman inilah para mahasiswa akan belajar hidup bersama, saling memahami, dan membangun masa depan yang lebih harmonis,” ujarnya.

Sebagai model kampus inklusif berbasis nilai-nilai Islam, UMMAT terus berupaya menghadirkan ruang belajar yang ramah terhadap perbedaan. Kampus ini tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat untuk tumbuh bersama dalam keberagaman dan persaudaraan kemanusiaan.

Kepala Kantor Urusan Internasional UMMAT, Asbah Ambalawi, menyatakan bahwa program ini adalah langkah kecil namun berdampak besar dalam membangun solidaritas lintas bangsa dan iman. “UMMAT ingin menjadi rumah bersama bagi siapa saja yang ingin belajar, tumbuh, dan berbagi,” ujarnya.

Empat mahasiswa dari Ghana (Patricia, Immanuel, Kelvin Nana, dan Gloria Teye) ini akan menjalani studi di berbagai program unggulan UMMAT. Mereka diharapkan menjadi duta-duta persahabatan dan jembatan budaya antara Indonesia dan Ghana. Dalam wawancaranya, mereka menyatakan rasa syukur dan kekaguman terhadap sambutan hangat keluarga besar UMMAT yang penuh toleransi dan nilai-nilai luhur.

Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pendidikan adalah jalan terbaik untuk mempertemukan perbedaan dan membangun dunia yang lebih adil dan beradab. UMMAT terus berkomitmen untuk menghadirkan kemanfaatan global melalui langkah-langkah kecil yang penuh cinta, inklusi, dan keikhlasan. (International Office UMMAT)