Rapat Koordinasi Pendirian IAIN Bima Dorong Sinergi Dua Pemerintah Daerah dan Kemenag RI

0
181

KabarLagi.Com–Alhamdulillah, hari ini telah berlangsung Rapat Koordinasi (Rakor) Online Pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bima. Kegiatan penting ini dihadiri oleh Ketua Komite Pendirian, Prof. Muhammad, serta perwakilan dari Kementerian Agama RI, di antaranya Kasubdit Kelembagaan yang mewakili Direktur Pendidikan Tinggi Islam, jajaran dari Biro Keuangan dan BMN, Biro Organisasi dan Tata Laksana, serta Biro Hukum dan KLN.

Dari unsur pemerintah daerah, hadir Wakil Bupati Bima beserta jajaran Pemkab Bima, dan dari Pemerintah Kota Bima turut hadir Sekda Kota Bima dan Kepala Bappeda Kota Bima.

Dalam Rakor tersebut, Pemkab Bima dan Pemkot Bima menyatakan komitmen bersama untuk mendorong percepatan pendirian IAIN Bima, sebagai upaya strategis dalam mempercepat kemajuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Bima dan sekitarnya.

Pihak Kementerian Agama RI menyambut antusias semangat dan keseriusan kedua pemerintah daerah tersebut. Sebagai tindak lanjut, akan segera dijadwalkan proses hibah lahan dan aset dari pemerintah daerah kepada Kementerian Agama RI.

Dari hasil kesepakatan bersama, pembangunan IAIN Bima akan dimulai dari lahan dan aset yang lebih siap di wilayah Kabupaten Bima, sementara proses legalisasi lahan di Kota Bima tetap dilanjutkan, sehingga ke depan memungkinkan pengembangan IAIN Bima di dua wilayah tersebut.

Dengan dukungan lahan di dua wilayah, Kabupaten dan Kota Bima, diharapkan proses pendirian dan pengembangan IAIN Bima dapat berjalan lebih cepat menuju transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Bima di masa mendatang.

Kehadiran perguruan tinggi negeri di wilayah Bima diyakini akan membawa dampak positif bagi kemajuan daerah dalam berbagai aspek — pendidikan, ekonomi, budaya, peradaban, hingga penyerapan tenaga kerja.

Semoga dengan lahirnya IAIN Bima, wilayah Bima akan tumbuh menjadi episentrum baru peradaban Islam yang moderat, toleran, dan berkemajuan di kawasan timur Indonesia.