KPH Wilayah VI Gaspol Jaga Hutan, Resort Kilo Diperkuat Hadapi Ancaman Illegal Logging

0
23

KabarLagi.com – Upaya menjaga kelestarian hutan di NTB terus digenjot. Balai KPH Wilayah VI DLHK NTB memperkuat pengawasan di lapangan melalui peningkatan patroli dan koordinasi, yang ditandai dengan kunjungan kerja Kepala Balai KPH Wilayah VI, Faruk, ke Resort Kilo, Rabu (3/6).

Kunjungan tersebut menjadi momentum evaluasi kondisi kawasan sekaligus pemantapan strategi pengamanan hutan. Resort Kilo dinilai sebagai salah satu wilayah yang membutuhkan perhatian ekstra karena berpotensi menghadapi berbagai ancaman, termasuk praktik penebangan liar yang dapat menggerus kelestarian hutan.

Dalam arahannya, Faruk meminta seluruh petugas untuk meningkatkan intensitas patroli dan memperkuat pengawasan di titik-titik rawan. Menurutnya, keberadaan petugas di lapangan menjadi garda terdepan dalam mencegah kerusakan kawasan hutan.

“Kawasan ini memiliki potensi gangguan yang harus terus diantisipasi. Karena itu, pengawasan yang kuat dan kehadiran petugas di lapangan menjadi kunci menjaga hutan tetap aman dan lestari,” ujarnya.

Ia menegaskan, perlindungan hutan bukan semata-mata tugas aparat kehutanan, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.

Tak hanya memberikan arahan, Faruk juga menyerap langsung berbagai masukan dari petugas Resort Kilo. Sejumlah persoalan yang dihadapi di lapangan, mulai dari tantangan pengawasan hingga kebutuhan operasional, dibahas secara terbuka dalam forum tersebut.

Dialog itu menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus memastikan setiap kendala dapat segera ditindaklanjuti dengan solusi yang sesuai kebutuhan di lapangan.

“Kami ingin mendengar langsung apa yang dihadapi petugas agar langkah yang diambil benar-benar efektif. Dukungan terhadap petugas lapangan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan perlindungan hutan yang optimal,” katanya.

Usai agenda utama, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi santai di kawasan Pantai Kilo. Meski berlangsung dalam suasana lebih akrab, pembahasan tetap fokus pada peningkatan kinerja, penguatan sinergi antarpetugas, serta langkah-langkah strategis untuk menjaga kawasan hutan tetap aman dari berbagai ancaman. (Tm)