Jarot: Semangat Hijrah Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

0
17

KabarLagi.com—Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Kabupaten Sumbawa berlangsung di Masjid Agung Nurul Huda, Selasa (16/6) malam. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot, Wakil Bupati H. Mohamad Ansori, unsur Forkopimda, anggota DPRD, jajaran Kementerian Agama, serta tokoh masyarakat dan jamaah.

Mengusung tema “Spirit Perubahan Menuju Masyarakat Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera”, peringatan 1 Muharram menjadi momentum refleksi bagi masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bupati Syarafuddin Jarot mengatakan pergantian tahun dalam kalender Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai peristiwa seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat semangat perubahan ke arah yang lebih baik.

Menurutnya, nilai-nilai hijrah perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan kualitas keimanan, kepedulian sosial, serta penguatan persatuan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan itu, Jarot juga menyoroti capaian Kafilah Kabupaten Sumbawa pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi NTB 2026. Kabupaten Sumbawa berhasil menempati peringkat keenam, meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya yang berada di posisi kedelapan.

Selain penguatan nilai keagamaan, Bupati mengajak masyarakat untuk terus menjaga budaya lokal yang sejalan dengan ajaran Islam. Salah satunya melalui Festival Malala yang digelar di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, sebagai upaya melestarikan warisan budaya masyarakat Sumbawa.

Sementara itu, dalam tausiah yang disampaikan Dea Guru Syukri Rahmat, jamaah diajak memanfaatkan waktu secara produktif dan meningkatkan kualitas ibadah. Ia mengingatkan bahwa perjalanan waktu berlangsung cepat sehingga setiap muslim dituntut terus memperbaiki diri agar tidak termasuk golongan yang merugi.

Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kabupaten Sumbawa ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar masyarakat tetap menjaga persatuan, memperkuat keimanan, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.(TM)