KabarLagi.com—Aksi teror panah misterius kembali terjadi dan menambah daftar panjang kasus kekerasan di wilayah Kabupaten Dompu. Dua pemuda asal Desa Mangge Asi, Kecamatan Dompu, menjadi korban dalam peristiwa penyerangan yang terjadi di wilayah Jado, Rabu (24/6) sekitar pukul 23.00 WITA.
Kedua korban, masing-masing bernama Mu’an dan Arok, mengalami luka akibat terkena anak panah yang diduga dilepaskan oleh orang tak dikenal. Saat kejadian, korban tengah berada di lokasi sebelum tiba-tiba diserang dari arah yang belum diketahui secara pasti.
Warga yang mengetahui insiden tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban ke RSUD Dompu. Keduanya kini masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis.
Peristiwa ini memicu keresahan masyarakat, mengingat aksi serupa dalam beberapa waktu terakhir kerap terjadi dan menyasar warga secara acak, khususnya pada malam hari. Situasi tersebut dinilai semakin mengancam keamanan lingkungan.
Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan dugaan pelaku berasal dari sekitar wilayah Jado. Namun, hingga kini belum ada kepastian resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun motif pelaku.
Warga mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku. Mereka berharap adanya tindakan tegas guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Aksi ini sudah sangat meresahkan. Kami ingin rasa aman kembali. Pelaku harus segera ditangkap,” ujar salah seorang warga.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri petunjuk di lokasi kejadian. Masyarakat pun diminta tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan hal mencurigakan.(TM)
