DPRD Kota Bima Tampung Aspirasi IBI, Soroti Peningkatan SDM dan Layanan Kesehatan

0
23

KabarLagi.com—DPRD Kota Bima menerima audiensi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bima di ruang rapat Komisi I, Rabu (24/6). Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait peningkatan kualitas tenaga bidan dan penguatan pelayanan kesehatan.

Ketua IBI Kota Bima, Fahroyani, menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari peningkatan kompetensi tenaga bidan, sistem rujukan pasien, hingga perlindungan saat bertugas. Ia menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 390 bidan aktif yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan di Kota Bima.

Menurutnya, perubahan regulasi nasional menuntut peningkatan kualifikasi tenaga bidan, termasuk pendidikan profesi. IBI juga mendorong dukungan pemerintah daerah untuk program pelatihan, seminar, dan pendidikan berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan.

Selain itu, IBI menyoroti kendala dalam sistem rujukan, terutama pada kasus kegawatdaruratan ibu dan anak. Di sisi lain, organisasi tersebut juga berharap adanya dukungan fasilitas sekretariat, mengingat saat ini masih menggunakan rumah pribadi ketua.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, menyatakan apresiasi atas peran bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah.

DPRD, lanjutnya, akan menindaklanjuti aspirasi tersebut bersama pemerintah daerah, termasuk mempelajari kemungkinan dukungan terhadap kebutuhan organisasi sesuai kemampuan anggaran.

Sementara itu, anggota DPRD lainnya menyatakan dukungan terhadap peningkatan kapasitas tenaga kebidanan serta pentingnya pembinaan bagi seluruh bidan, termasuk yang belum tergabung dalam organisasi profesi.

Dinas Kesehatan Kota Bima turut menjelaskan bahwa profesi bidan memiliki peran vital dalam sistem layanan kesehatan. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, program peningkatan kompetensi tetap dilaksanakan melalui berbagai pelatihan sepanjang 2026.

Audiensi berlangsung dialogis dengan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak di Kota Bima.(TM)