KabarLagi.com–Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 di Kabupaten Lombok Utara menjadi momentum untuk memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat. Kegiatan yang dirangkaikan dengan jalan sehat dalam rangka HUT ke-18 Kabupaten Lombok Utara itu dipusatkan di Alun-Alun Tanjung, Minggu (12/7).
Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, didampingi Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri, menghadiri langsung kegiatan tersebut bersama unsur Forkopimda, kepala OPD, pelaku koperasi, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ketua panitia, Mudir, mengatakan peringatan Harkopnas tahun ini mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, sebagai pengingat bahwa koperasi tetap menjadi salah satu pilar utama pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi. Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari sosialisasi tata kelola koperasi hingga digitalisasi perpajakan agar koperasi mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Dalam sambutannya, Bupati Najmul menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan menikmati hasil pembangunan.
“Koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi wadah kebersamaan yang dibangun atas dasar kepercayaan, gotong royong, dan semangat mewujudkan kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Ia menilai koperasi yang sehat, modern, profesional, dan memberikan manfaat nyata kepada anggotanya akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat perekonomian nasional. Hal itu, kata Najmul, harus berjalan seiring dengan pengembangan UMKM agar mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih luas.
Najmul juga menyoroti besarnya potensi Lombok Utara, mulai dari kekayaan alam, sumber daya manusia yang pekerja keras, hingga kreativitas para pelaku UMKM, petani, nelayan, dan perajin. Potensi tersebut, menurutnya, akan memberikan dampak lebih besar apabila dikelola melalui kolaborasi dan semangat gotong royong.
Ia berharap Lombok Utara ke depan tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki koperasi sehat, UMKM tangguh, dan masyarakat yang mampu membangun kesejahteraan secara mandiri.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara juga memberikan penghargaan kepada enam koperasi berprestasi, yakni KSPPRI Handayani Tanjung, KSP Lumbung Sri Sedana, KSP Anugerah Perdana Tanjung, KSP Rinjani Jaya Mandiri, KSU Bareng Berangen, dan KSP Karya Bersama Tegal Maja.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi koperasi lain untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.(TM)
