KabarLagi.com–Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bima bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan menggelar rapat persiapan menghadapi Penilaian Desa Berkinerja Baik dalam Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S). Penilaian tersebut merupakan agenda Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan.
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bima Bermartabat Bappeda Kabupaten Bima itu dipimpin Kepala Bappeda Hariman, didampingi Sekretaris Bappeda Dadang Erawan, Kegiatan tersebut juga dihadiri Tim Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (P2M), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, serta Tenaga Ahli Pendamping Desa.
Dalam rapat tersebut, peserta membahas berbagai aspek yang menjadi indikator penilaian melalui pengirisan data dan penyusunan rekomendasi lintas sektor. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan desa dalam memenuhi kriteria penilaian, mulai dari konvergensi intervensi, komitmen pemerintah desa, tata kelola program, inovasi, dukungan pembiayaan, hingga keterlibatan berbagai pihak dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Kepala Bappeda Kabupaten Bima Hariman menegaskan, kolaborasi antarsektor menjadi kunci dalam membangun desa yang memiliki kinerja baik dalam pelaksanaan program pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas pelaksanaan program sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui persiapan yang dilakukan secara terpadu, Pemerintah Kabupaten Bima berharap proses Penilaian Desa Berkinerja Baik dapat berlangsung secara objektif, terukur, dan berbasis capaian kinerja. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting melalui penguatan peran pemerintah desa dan kolaborasi lintas sektor.
