Dari Sekolah untuk Pota: SMK Muhammadiyah Manggarai Timur Buka Posko Tanggap Bencana

0
19

KabarLagi.com— Kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana di wilayah Pota mendorong SMK Muhammadiyah Manggarai Timur mengambil langkah cepat. Lingkungan sekolah kini dimanfaatkan sebagai posko pelayanan dan penanggulangan bencana untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Posko tersebut lahir dari semangat gotong royong. Guru dan keluarga besar SMK Muhammadiyah Manggarai Timur bersama mahasiswa PENA Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), TNI, kepolisian, unsur kecamatan, serta relawan dari Puskesmas bergabung dalam penanganan di lapangan.

Tidak hanya bergerak di tingkat lokal, sekolah juga memperkuat koordinasi dengan jaringan Muhammadiyah untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipetakan dan ditangani secara lebih terarah.

Koordinasi dilakukan bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTT, MDMC Pusat, MDMC Jawa Timur, MDMC NTT, LAZISMU Pusat, hingga Korwas Pos Pelayanan NTT yang berbasis di Ende.

Di lapangan, tim gabungan masih melakukan penyisiran ke sejumlah wilayah terdampak. Pendataan dilakukan untuk mengetahui kondisi warga, jumlah korban, serta tingkat kerusakan rumah sehingga bantuan yang datang nantinya dapat disalurkan kepada mereka yang paling membutuhkan.

Dari pemetaan awal, kebutuhan di Posko Pota masih cukup besar. Dukungan logistik menjadi salah satu kebutuhan mendesak, disusul kehadiran tenaga kesehatan yang dapat memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat terdampak.

Karena itu, posko membuka ruang bagi masyarakat, dermawan, komunitas, maupun relawan yang ingin ikut membantu. Bantuan yang dibutuhkan antara lain bahan pangan, air bersih, perlengkapan medis, serta kebutuhan logistik harian.

Bantuan dapat disalurkan langsung ke Posko Pelayanan dan Penanggulangan Bencana di kompleks SMK Muhammadiyah Manggarai Timur.

Di tengah situasi darurat, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar. Untuk sementara, ruang-ruang di dalamnya berubah menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang ingin membantu, tempat informasi dikumpulkan, dan tempat bantuan dipersiapkan sebelum menjangkau warga yang terdampak.

SMK Muhammadiyah Manggarai Timur bersama jaringan Muhammadiyah dan seluruh unsur yang terlibat berkomitmen menjaga koordinasi selama masa tanggap darurat. Perkembangan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat akan terus diperbarui melalui saluran resmi.

Bagi Pota, bantuan sekecil apa pun memiliki arti. Dari sebuah sekolah, gerakan kemanusiaan itu kini diharapkan terus membesar—menjadi kekuatan bersama untuk membantu warga melewati masa sulit dan kembali bangkit.