Retreat Kepala OPD KSB, Bupati Amar Tekankan Integritas, Adaptasi, dan Kolaborasi

0
17

KabarLagi.com—Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, adaptif, dan mampu membangun kolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Retreat Kepemimpinan Kepala Perangkat Daerah Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Lantai 3 Gedung Graha Praja Setda Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (17/9).

Kegiatan retreat ini dirancang sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas bagi para kepala perangkat daerah. Selain agenda pembekalan, peserta juga akan mengikuti kegiatan luar ruangan di Killa Balad dan Tiu Suntuk.

Sejumlah materi kepemimpinan turut dihadirkan dengan menghadirkan narasumber dari BPKP, mantan pimpinan daerah, serta mantan Sekretaris Daerah. Para peserta diharapkan dapat memperoleh perspektif baru dari pengalaman para pemimpin yang pernah menjalankan pemerintahan di daerah.

Dalam arahannya, Bupati Amar menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai apabila masing-masing perangkat daerah bekerja sendiri-sendiri.

Menurutnya, seluruh pimpinan perangkat daerah memiliki peran yang saling melengkapi dalam mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Sumbawa Barat.

“Antara pemimpin harus bisa bersinergi. Tidak ada yang merasa lebih tinggi atau lebih rendah. Semuanya punya peran, mengambil bagian, karena tujuannya adalah visi KSB,” tegasnya.

Bupati Amar juga mengingatkan jajaran kepala OPD agar memperkuat tiga karakter utama dalam kepemimpinan, yakni integritas, transformatif, dan kolaboratif.

Integritas diperlukan untuk memastikan setiap kebijakan dan tindakan pemerintahan tetap berpijak pada tanggung jawab serta kepentingan masyarakat. Sementara sikap transformatif dibutuhkan agar perangkat daerah mampu beradaptasi dengan perubahan dan menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.

Di sisi lain, kolaborasi menjadi kunci untuk membangun kerja pemerintahan yang solid, bukan hanya antarpimpinan OPD, tetapi juga bersama staf, tim kerja, dan berbagai pemangku kepentingan.

Retreat tersebut juga menjadi momentum untuk belajar dari pengalaman kepemimpinan sejumlah tokoh daerah, di antaranya Latief Madjid, mantan Bupati Sumbawa, serta Jamaluddin Malik, mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat dan mantan Bupati Sumbawa.

Melalui proses refleksi dan pembelajaran tersebut, para kepala perangkat daerah diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas kepemimpinan, dan memperkuat sinergi lintas sektor.

Dengan demikian, roda pemerintahan dapat berjalan semakin solid dan terarah dalam mendukung terwujudnya Sumbawa Barat Maju Luar Biasa.