KabarLagi.com—Pemerintah Kabupaten Bima bersama sejumlah pemangku kepentingan menggelar Rapat Konsultasi Rancangan Desain Tapak Taman Wisata Alam (TWA) Madapangga, Selasa (22/9).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bima Bermartabat, Bappeda Kabupaten Bima, tersebut menjadi tindak lanjut atas surat Kepala Balai KSDAE NTB, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Kehutanan, terkait pembahasan rancangan desain tapak TWA Madapangga.
Rapat diikuti berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan kawasan konservasi, lingkungan, pariwisata, infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat.
Kepala Balai KPH Wilayah VII, Muzakir, didampingi Kepala Seksi Perlindungan Hutan dan Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem, Syahrul, turut hadir dalam rapat tersebut dan mengikuti pembahasan bersama para pihak.
Sejumlah instansi yang hadir antara lain PPLH Bali Nusra, Bappeda Kabupaten Bima, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pariwisata, Dinas P3AP2KB, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Balai KPH Wilayah VII, BPBD Kabupaten Bima, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III NTB, Camat Madapangga, serta Pemerintah Desa Ndano dan Desa Madawau.
Konsultasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam penyusunan rancangan desain tapak TWA Madapangga.
Melalui pembahasan bersama, rancangan desain tapak diharapkan mampu mengakomodasi berbagai kepentingan secara terpadu, mulai dari aspek konservasi dan perlindungan lingkungan, pengembangan pariwisata, infrastruktur, sosial kemasyarakatan, hingga mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Penyusunan desain tapak juga diharapkan dapat menjadi landasan dalam pengembangan kawasan TWA Madapangga dengan tetap menjaga fungsi ekologis dan kelestarian sumber daya alam.
Menjaga kawasan alam bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak agar kekayaan alam tetap terpelihara dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan.
Mari bersama menjaga alam dan lingkungan sebagai warisan baik untuk generasi mendatang.
