EkbisKabar Utama

Pemkot Depok Mulai Naikan Pajak Air Tanah

Ilustrasi Air leding PDAM

Depok – Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat mulai menaikan pajak air tanah menjadi Rp 4 ribu per meter kubik berlaku pada pemakaian Agustus 2019 ini. Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Nina Suzana saat dikonfirmasi. Senen (29/7).

Dijelaskan Nina, sejak 2003 pajak air tanah ini belum ada kenaikan, kenaikan ini untuk penyesuain dengan harga air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
sehingga para perusahaan, mall, apartemen, dan hotel mengunakan air perusahaan daerah tersebut.

“Kita berlakukan mulai pemakaian air tanah di Agustus nanti dibayarkan September 2019,” kata Nina.

Meski begitu Pemerintah Kota Depok tidak menargetkan pendapatan dari pembayaran pajak air tanah, sebab kata dia, tidak etis. Karena izin dan pengawasan air tanah ini masih tanggungjawab Pemerintah Provnsi Jawa Barat.

“Cuma untuk tarif harga di kita (Pemkot Depok),” ucapnya.

Diketakan Nina Suzana, pengunaan air tanah ini masih banyak dan masih belum maksimal penyaluran air PDAM Depok karena terbatas jaringan, sehingga air tanah masih digunakan banyak warga.

Lebih lanjut, kenaikan pajak air tanah ini pihaknya menghimbau kepada perusahaan di Depok untuk mengunakan meteran untuk mengontorl pengunaanya.

“Sebanyak 8 kali lipat kita naikan dari harga Rp 500 meter perkubik. Ini masih terendah dibandingkan kota lainya seperti Kota Bogor sudah Rp 6000 meter perkubik, bahkan di Indonesia.Kami belum bisa naikan pajak air tanah, ini masih evaluasi dan antisipasi ,” kata dia.

Nina menambahkan, kenaikan pajak akan diberlakukan pada rumah tangga mewah dan perusahaan untuk mengurangi penyedotan air secara berlebihan.

“Dengan dinaikkannya pajak, perusahaan dan rumah mewah di Depok akan berpindah ke air PDAM,” katanya.

Nina mengatakan, kenaikan pajak air tanah tersebut untuk menaikkan PAD Depok yang selama ini pendapatan asli daerah atau PAD Kota Depok masih rendah di angka Rp 1,8 miliar.

Tagar

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close