Mahasiswa FTUI Ciptakan Tuker.id untuk Transfer Saldo Uang Elektronik Antar Aplikasi

0
612

DEPOK–Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menciptakan aplikasi “Tuker.id” – sebuah aplikasi mobile dengan konsep electronic wallet changer yang digunakan untuk transfer antar e-wallet. 


Fungsi dari aplikasi ini adalah untuk transfer saldo e-money dari aplikasi satu ke aplikasi yang lain. Contohnya adalah transfer saldo dari Ovo ke Gopay atau dari Gopay ke Dana, dan aplikasi e-wallet lainnya. Ketiga mahasiswa pencipta aplikasi tersebut adalah Nisrina Dinda (T. Elektro 18), Kevin Ahmad (T. Elektro 18), dan Merlin Wijaya (T. Biomedik 18).


Penemu aplikasi Tuker.id , Nisrina mengatakan Tuker.id adalah Sistem kerja aplikasi ini cukup mudah, pengguna hanya perlu melakukan registrasi di aplikasi Tuker.id.  Untuk melakukan transfer antar e-wallet, pengguna cukup memasukkan nomor telepon dan nominal transaksi.

Pembuatan aplikasi ini dilatarbelakangi oleh tidak adanya jembatan yang menghubungkan e-wallet yang ada di Indonesia. Tuker.id menjadi solusi yang ditawarkan oleh tim mahasiswa FTUI untuk menjadi platform yang menjembatani antar e-wallet tersebut.


“Saat ini kan e-wallet di Indonesia masih berdiri sendiri-sendiri. Hanya bisa melakukan transfer diantar mereka sendiri. Kami melihatnya kalau bank dapat melakukan transfer antar bank, maka e-wallet juga seharusnya dapat seperti itu,” jelas Nisrina tentang latar belakang pembuatan aplikasinya melalui pesan tertulisnya. Minggu (8/12/2019).


Tuker.id masih dalam tahap perencanaan dan pengembangan, sehingga belum ada rencana peluncuran dalam waktu dekat. Rencana ke depannya, tim FTUI akan melaksanakan kerja sama dengan pihak terkait, yaitu e-wallet yang ada di Indonesia. 


Sementara itu, untuk menjamin kerahasiaan identitas dan data-data konsumen dalam aplikasi ini, tim FTUI akan membuat privacy policy untuk mengaturnya.

“Kami juga terbuka dengan peluang investor yang tentunya kami telah mengelola keamanannya. Diharapkan, gagasan inovatif kami mampu mendorong pertumbuhan fintech di Indonesia dan mendukung program pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang cashless society.” tutup Nisrina.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini