Bertambah, Pasien Positif Corona di NTB Menjadi 6 Orang

0
538

MATARAM-Bedasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat merilis data terbaru kasus corona di Indonesia. Per 01 April 2020, terkonfirmasi positif 1.677, sembuh 103 orang, dan meninggal 175 orang.

Sementara Jumlah warga NTB yang terjangkit covid-19 semakin bertambah menjadi enam orang, ditambah dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia asal Dasan Agung Kota Mataram. Dan satu orang warga Kabupaten Sumbawa, dari sebelumnya hanya empat orang.

Pertama, pasien laki-laki atas nama J, 55 tahun dari Dasan Agung Mataram. Sebelumnya, J merupakan pasien status PDP yang dirawat di RSUD Kota Mataram, dan meninggal pada Sabtu (28/3/2020) siang. “Hasil laboratorium pemeriksaan swab Positif Covid-19,” jelas Gubernur dalam presss release yang diterima.Rabu (1/4/2020).

Pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan ke daerah terdampak yaitu Jakarta, sehingga saat ini terus dilakukan penelusuran kontak tracing terhadap orang-orang yang pernah berhubungan dengan pasien dimaksud.

Berselang berapa jam kembali, Gubernur dalam presss release menyempaikan penambahan satu orang postif warga asal kabupaten Sumbawa Berdasarkan notifikasi yang dikirim dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian kesehatan RI pada pukul 17. 20, bahwa telah terkonfirmasi seorang penderita Covid-19 perempuan 44 tahun, an. Ny. M penduduk Kab. Sumbawa,”jelasnya.

Penderita mulai dirawat pada tanggal, 26 Maret 2020 dengan gejala flu dan hipetensi di ruang isolasi RSUD H L. Manambai Abdulkadir. Dimana memili riwayat perjalanan kontak dengan pasien positif Covid-19 no. 1 pada tanggal 9 Maret 2020. “Penderita saat ini dalam kondisi semakin membaik menunggu hasil test negatif sebanyak dua kali sebelum bisa dipulangkan ke rumahnya,”jelasnya.

Sementara pasien atas nama IMS, 55 tahun dari Karang Madain Kota Mataram sebelumnya dirawat di RSUD Provinsi NTB dengan status PDP dan sudah meninggal pada pukul 16.30 WITA pada Sabtu (28/3/2020) lalau berdasarkan hasil dinyatakan negatif. “Hasil pemeriksaan laboratorium swab Negatif Covid-19,” jelasnya

Sebelumnnya pada Jumat (27/3/2020), pasien  tersebut dalam kondisi lemah dan keluhan sesak nafas, serta komplikasi penyakit degenerative lainnya, maka pihak RSUD Provinsi NTB sesuai SOP mengambil langkah melakukan isolasi kepada almahrum seperti layaknya pasien PDP.

Disampaikan Gubernur, kepada semua pihak mengikuti dan mematuhi petunjuk dan arahan dari pemerintah, tenaga medis, dan petugas di lapangan. Tetap saling mengingatkan dan saling menjaga dengan cara cuci tangan, tetap di rumah kecuali dalam keadaan mendesak. Jaga jarak (physical distancing), jalankan pola hidup bersih dan sehat, konsumsi vitamin, jauhi keramaian, gunakan masker jika anda sakit dan saat berada di luar rumah dan jangan percaya berbagai isu dan informasi hoax.

Untuk menghindari penularan lebih lanjut, petugas kesehatan melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang bersangkutan. “Diberharap kepada semua lapisan masyarakat untuk tetap tenang, menghindari keramaian, menjaga kesehatan dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat, dan mengurangi aktivitas di luar rumah,”harapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini