Agus SalimHikmahKolom

Melaksanakan Pekerjaan Hingga Tuntas

Idon dan Winda, dua mahasiswa tingkat akhir yang baru selesai mengerjakan tugas di lapangan sebagai syarat kelulusan, datang ke kos saya. Lalu saya arahkan untuk menemui kawan saya untuk melengkapi beberapa informasi dan data.

Tetapi sebelum itu, sambil istirahat setelah perjalanan.darat sekitar.3.jam saya berkesempatan memberikan informasi lain, mengenai kunci bahagia. Kenapa kunci bahagia? Karena itulah puncak dari kunci kunci yang sering dicari orang.

Hehe.. gaya kan? Emang saya sudah punya kunci dan sudah bahagia?

Entahlah, menurut saya berbagi informasi, menyampaikan ilmu yang saya peroleh, saya pahami dan rasakan juga merupakan instrumen kebahagiaan itu. Saya menganggap sedang menjalankan proses itu.

“Kalian harus melakukan tugas itu dengan tuntas, sesuai data, hingga selesai, lalu syarat lulus terpenuhi adalah tujuannya. Lalu.kalian pun nanti akan lulus. Kelulusan adalah tujuan antara. Kalian baru mendapatkan satu alat. Skill dan pengetahuan. Berikutnya alat itu harus digunakan. Kemana?

Nah, kalian akan mudah menjawab bila memiliki ketrampilan lain yaitu kecerdasan dalam berhubungan sosial. Pandai berkomunikasi, interaksi sosial, mudah bergaul Tutur kata, penampilan, dan bahasa tubuh, menyenangkan dan diterima semua orang. Adalah kunci sukses. Bahkan tidak sedikit orang tanpa skill bisa sukses karena lincahnya.

Paduan skill, pengetahuan dan pandai mempengaruhi, kalian bisa mencapai tangga kesuksesan tertinggi.

Lalu, what next?

Betapa sering kita dengar dan baca, orang sukses, tetapi hidup dalam ketergantungan obat, perceraian, dan menjadi pesakitan di penjara, bahkan tdak jarang yang bunuh diri?

Kemarin kita dengar, ada tim yang meninggalkan ‘medan perang’ tanpa kordinasi dengan ‘komandannya’, padahal situasi.sedang ‘perang’, pekerjaan akhirnya berhenti sementara. Nah, orang seperti itu, ia telah menciderai nilai tanggungjawab, disiplin, dan kerjasama. Saya kira ia pasti gelisah. Kecuali ia bohong pada diri sendiri yang menambah kegelisahannya.

Itulah yang saya maksud kunci sukses tertinggi, kebahagiaan. Yaitu ketika kita memegang komitmen, jujur, tanggungjawab, bekerjasama, peduli atau penyayang, smart, rendah.hati, berkemauan keras, visioner, berwawasan luas, dan seterusnya..

Kalian akan bahagia bila memiliki jiwa seperti itu. Dan ketika kalian meyakini dan beriman kepada Allah dan Hari Akhir, maka kebahagiaan dunia dan akhirat sudah kalian.pegang yaitu miftahul jannah, Laailaaha illallaah..

*Catatan Agus Salim

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close