Kabar Utama

Ruang Lingkup Program doktor SKSG UI Mencakup Studi Kekuatan Militer Hingga Politik Internasional

KABARLAGI.COM, Direktur Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG UI) Athor Subroto mengatakan, hadirnya program doktoral di SKSG UI merupakan bentuk komitmen Universitas Indonesia (UI) di dalam mengembangkan keilmuan dan riset pada bidang kajian stratejik dan global.

Athor menjelaskan, di berbagai negara, kajian stratejik terpusat pada isu peace and conflict studies, national security studies, leadership and governance.

Studi-studi tersebut kata Athor mempunyai keterhubungan dengan politik internasional, geostrategi, diplomasi, ekonomi, dan kekuatan militer.

“Bahkan, ruang lingkup studi ini juga mencakup studi tentang peran intelijen, peran kepolisian, tata kelola pemerintahan, dan kerjasama internasional dalam kerangka kepentingan keamanan dan ketahanan nasional,” kata Arthor dalam keterangan tertulis yang diterima di Depok, Jumat (11/9/20).

Lebih lanjut, Arthor mengatakan program S3 SKSG UI merupakan program lanjutan dari Program Studi Magister (S2) yang telah diselenggarakan oleh SKSG UI.

Program Studi Magister SKSG UI terdiri atas Program Studi Kajian Ketahanan Nasional, Kajian Wilayah Amerika,  Kajian Gender, Kajian Wilayah Jepang, Kajian Ilmu Kepolisian, Kajian Pengembangan Perkotaan, Kajian Wilayah Timur Tengah dan Islam, Kajian Wilayah Eropa, dan Kajian Terorisme.

“Pembukaan Program Studi Doktor SKSG UI didasarkan atas Surat Keputusan Rektor UI Nomor 616/SK/R/UI/2020 tentang Izin Pembukaan Program Studi Kajian Stratejik dan Global pada Program Doktor SKSG UI. Pendaftaran mahasiswa Program Doktor KSG telah dibuka untuk mahasiswa baru di semester gasal tahun akademik 2020/2021,” tandasnya.[]

Tagar

Related Articles

Back to top button
Close