Ridwan Kamil Perpanjang PSBB Proporsional Bodebek Hingga 25 November

0
41

KABARLAGI.COM, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengeluarkan keputusan gubernur (Kepgub) perpanjangan ke tujuh pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proporsional daerah Bogor, Depok, Bekasi (Bodebek) hingga 25 November 2020.

Dalam Kepgub Nomor Nomor: 443/Kep.700-Hukham/2020 setidaknya ada 5 Diktum (pernyataan otoritatif) yang diteken oleh Ridwan Kamil pada Senin 26 Oktober 2020.

Diktum pertama menjelaskan tentang perpanjangan pemberlakuan PSBB Proporsional di wilayah Bodebek selama 30 hari, mulai 26 Oktober hingga 25 November 2020.

“Menetapkan memperpanjang penerapan PSBB di wilayah Bodebek dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 sampai dengan tanggal 25 November 2020,” kata Ridwan Kamil dalam SK tersebut, dikutip Selasa (27/10/20).

Lalu pada Diktum kedua, Ridwan Kamil meminta kepala daerah, seperti Bupati Bogor, Wali Kota Bogor, Bupati Bekasi, Wali Kota Bekasi dan Wali Kota Depok agar menerapkan PSBB Proporsional dalam skala mikro.

“Bupati dan Wali Kota (Bodebek) menerapkan PSBB proporsional dalam skala mikro, sesuai level kewaspadaan masing-masing daerah Kabupaten/Kota,” Katanya.

Pada Diktum ke tiga, Ridwan Kamil meminta agar masyarakat yang berdomisili dan atau melakukan aktivitas di wilayah Bodebek agar konsisten menerapkan protokol kesehatan penangana Covid-19.

“Masyarakat yang berdomisili/bertempat tinggal dan atau melakukan aktivitas di wilayah Bodebek wajib mematuhi ketentuan pemberlakuan PSBB secara proporsional sesuai peraturan perundang-undangan dan secara konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” katanya.

Meski demikian, pada Diktum ke empat Ridwan Kamil menyampaikan PSBB proposional di wilayah Bodebek akan diperpanjang kembali jika masih ada bukti penyebaran Covid-19.

“PSBB Proporsional dapat diperpanjang kembali apabila terdapat bukti penyebaran Covid-19,” katanya.

Diktum ke Lima menjelaskan Kepgub itu mulai diberlakukan sejak 26 Oktober 2020.

“Keputusan Gubernur ini berlaku pada tanggal di tetapkan,” katanya.

Sebagai informasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Depok pada hari Senin (26/10/20) sore melaporkan kasus konfirmasi aktif bertambah 4 kasus baru, sehingga total menjadi 1.333.

Sementara untuk kasus sembuh bertambah 74 menjadi 5.333. Untuk kasus meninggal bertambah 5 total menjadi 192 dan kasus konfirmasi bertambah 83 sehingga menjadi 6858.[]