KabarLagi.Com – Sedang asyik minum kopi di warung, di Jalan Raya Gelatik RT.3/12, Perumnas Depok 1, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Selasa (26/1/2021) dini hari, diserang orang tidak dikenal dan seorang pemuda kritis terkena bacokan senjata tajam pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas Iptu Hendra mengatakan kejadian penyerangan dilaporkan sekitar pukul 03.00 WIB empat orang pemuda sedang asyik nongkrong di warung sambil ngopi tiba-tiba datang sekelompok orang tidak dikenal langsung menyerang dengan menggunakan senjata tajam.
“Korban yang berjumlah empat orang kalah jumlah diserang oleh empat motor masing-masing berboncengan tiga orang dengan setiap orang membawa senjata tajam diduga jenis parang dan celurit,”ujarnya di ruang kerjanya, Selasa (26/1/2021) sore.
Mantan Kanit Narkoba Polrestro Depok ini mengungkapkan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus penyerangan hingga jatuh korban Arfad,21 terluka bacok di punggung dan tangan kiri masih dalam perawatan itensif rumah sakit.
“Luka korban cukup serius di punggung dan tangan kiri akibat dibacok menggunakan celurit, sampai saat ini masih terbaring di IGD RS Fatmawati,”katanya.
Hasil penyelidikan sementara pelaku yang diduga merupakan warga dari daerah Beji. “Untuk motif masih didalami, diduga ada perselisihan antar dua kelompok untuk lebih tepatnya anggota masih melakukan penyelidikan lebih itensif. Petugas opsnal Reskrim masih berada di lapangan untuk pelaku dapat segera ditangkap,”paparnya.
Sementara itu lokasi warung yang tempat nongkrong para korban buka selama 24 jam dan memang selalu digunakan menjadi tempat tongkrongan anak muda.
“Tim di lapangan anggota masih menyelidiki. Korban sampai saat ini masih belum membuat laporan. Tapi anggota masih tetap kerja,”tutupnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan Poskota melihat dari hasil rekaman cctv jalan berdurasi 2.10 menit pelaku rata-rata bertubuh kurus dan menggunakan jaket kupluk berjumlah lebih dari lima orang turun dari motor langsung menyerang dengan menganyun-ayungkan celurit dan parang sambil joget-joget di jalan. (Angga)
“Korban yang berjumlah empat orang kalah jumlah diserang oleh empat motor masing-masing berboncengan tiga orang dengan setiap orang membawa senjata tajam diduga jenis parang dan celurit,”ujarnya kepada Poskota di ruang kerjanya, Selasa (26/1/2021) sore.
Mantan Kanit Narkoba Polrestro Depok ini mengungkapkan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus penyerangan hingga jatuh korban Arfad,21 terluka bacok di punggung dan tangan kiri masih dalam perawatan itensif rumah sakit.
“Luka korban cukup serius di punggung dan tangan kiri akibat dibacok menggunakan celurit, sampai saat ini masih terbaring di IGD RS Fatmawati,”katanya.
Hasil penyelidikan sementara pelaku yang diduga merupakan warga dari daerah Beji. “Untuk motif masih didalami, diduga ada perselisihan antar dua kelompok untuk lebih tepatnya anggota masih melakukan penyelidikan lebih itensif. Petugas opsnal Reskrim masih berada di lapangan untuk pelaku dapat segera ditangkap,”paparnya.
Sementara itu lokasi warung yang tempat nongkrong para korban buka selama 24 jam dan memang selalu digunakan menjadi tempat tongkrongan anak muda.
“Tim di lapangan anggota masih menyelidiki. Korban sampai saat ini masih belum membuat laporan. Tapi anggota masih tetap kerja,”tutupnya.
Sementara itu berdasarkan pantauan Poskota melihat dari hasil rekaman cctv jalan berdurasi 2.10 menit pelaku rata-rata bertubuh kurus dan menggunakan jaket kupluk berjumlah lebih dari lima orang turun dari motor langsung menyerang dengan menganyun-ayungkan celurit dan parang sambil joget-joget di jalan. (Angga)
