KabarLagi.Com — Aksi pencurian ternak di Kecamatan Wera tepatnya di Pulau Sangiang akhir-akhir ini terus meresahkan masyarakat. Pasalnya sudah puluhan ternak yang telah hilang namun para pelaku hingga saat ini belum terungkap.
Aksi pencurian ternak dengan menyisakan kepala dan tulang tersebut diketahui setelah beberapa pemilik ternak dari desa Hidrasasa menuju pulau sangiang dengan tujuan memantau perkembangan binatang ternak.
” Setelah tiba kami istirahat sarapan pagi, kami yang berjumlah 10 orang berpencar. Tidak lama setelah jalan ditemukan kerbau yang disembalih sekitar 150 meter jaraknya dari bibir pantai. kita cek keatas ada kerbau yang mati disembelih sisah kepala sama kakinya diatas” ungkap Gufran salah satu pemilik ternak.
Ia melanjutkan jumlah kerbau yang ditemukan tergeletak sebanyak 6 ekor mati di sembalih dan 1 ekor mati tak dapat disembalih.
“Ditemukan berupa kepala dan kaki kerbau tersisa. Sedangkat bagian tubuh yang lain tidak ada di lokasi kejadian,”katanya.
Selain itu juga ditemukan kerbau yang masih hidup. Namun ditubuh kerbau tersebut terdapat bekas peluru dan bekas dibacok.
Lanjut Gufran, jadinya total kerbau yang berhasil dicuri dengan meninggalkan kepala sejak beberapa bulan sebelumnya berjumlah 16 ekor.
” Kejadian seperti ini, bukan kali ini saja kejadian seperti ini terjadi di pulau Sangiang, dua bulan yang lalu juga ada 7 kerbau dengan modus yang sama terjadi di Oi Peto. Dan tahu sebelumnya sudah pernah terjadi,”katanya
Selanjutnya pihaknya sudah melapor Ke polsek Wera, pada jumaat lalu. Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian besok jumat akan turun langsung melakukan pemeriksaan bersama para pemilik ternak tersebut.
” Kami berharap pihak kepolisian segera memproses masalah ini karena sudah sangat meresahkan,”pungkasnya.
