Direktur Pascasarjana Sampaikan 80 Persen Dosen Ummat Sudah Lektor Kepala dan 2025 Ada yang Profesor

0
572

KabarLagi. Com– Rasa bahagia terlihat dari raut muka para peserta yudisium ke-II Program Pascasarjana (PPS), Universitas Muhammadiah Mataram (UMMAT) . Betapa tidak, hampir 2 tahun mereka bergelut dengan berbagai tugas akademik dan tibalah hari ini mereka akan melaksanakan prosesi yudisium sebagai tanda sah mereka selesai.

Dalam acara yudisium yang diikuti oleh 16 peserta tersebut, Direktur Pascasarjana Ummat, Dr, Lukman.M. Pd mengatakan
kehadiran Undang-Undang No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi membawa peluang dan berkah bagi pascasarjana UMMat. Dengan program tersebut PTN, PTS bisa lebih leluasa mengembangkan program sarjana, magister dan doctor.

“Realisasi UU tersebut pascasarjana telah melahirkan 3 Prodi program Magister yaitu Hukum, Ilmu Lingkungan, dan Pendas. Sedangkan dalam proses yang telah diusulkan ke Ban-PT sebanyak 3 prodi baru yaitu Prodi IPS, Bhs Inggris, dan Administrasi Publik, ” ujarnya. Kamis (28/3/2024).

Ia menyampaikan semangat mengembangkan catur dharma PTMA telah membuahkan hasil. Implikasi dari kegiatan tesebut kata dia, para dosen sejak tahun 2020 – 2021, 80% telah mencapai jabatan fungsional lektor kepala.

“InsyaAllah, para dosen Pasacasarjana akan meraih profesor pertama sekitar tahun 2025. Oleh karena itu, saya mendukung dan mendorong untuk mobilitas seluruh civitas pasacasarjana untuk terus berkarya demi kemajuan persyarikatan kita bersama, ” pungkasnya.

Sementara itu Kaprodi program magister ilmu hukum, Dr Nurjanah mengucapkan selamat kepada para peserta yudisium. Ia berharap 16 peserta yang melaksanakan yudisium ini agar terus berkontribusi dalam menegakan hukum.

” Dengan kiprah alumni yang baik tentunya akan berdampak kepada institusi ummat. Sekali lagi selamat, kepada para peserta semoga terus berkhidmat untuk kebaikan, “ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan program magister ilmu hukum ummat terus membangun iklim belajar yang berkualitas. Hal tersebut kata dia ditandai dengan dosen pengajar yang berlatar belakang S3 serta peningkatan pangkat menjadi lektor.

“Allhamdulilah beberapa dosen sudah beberapa yang lektor. Insa Allah mungkin tahun depan ada yang menjadi profesor, ” ujarnya.

Lanjut dosen terbaik fersi peserta yudisium ini, selain dosen yang berlatar belakang S3. Dosen dan mahasiswa Magister hukum juga akan mengikuti berbagai seminar internasional baik dalam negeri dan luar negeri.

” Ini untuk mendukung dunia riset sehingga prodak jurnal kita bisa tembus bereputasi tinggi seperti sqopus, “pungkasnya.