Puluhan Warga Sape dan Lambu Mengalami Keracunan Massal Usai Acara Kiri Loko

0
376

KabarLagiBima — Puluhan warga dari Kecamatan Sape dan Lambu dilaporkan mengalami keracunan massal usai menghadiri acara tradisi Kiri Loko, yaitu kegiatan makan rujak bersama keluarga besar yang sedang hamil, sebuah tradisi khas masyarakat Bima.

Menurut informasi dari salah satu warga, para korban mulai merasakan gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disajikan dalam acara tersebut. “Saya belum tahu berapa totalnya, tapi yang keracunan ini lumayan banyak,” ujarnya. Minggu (26/1/2025).

Sebagian besar korban berasal dari Desa Sangiang, Bugis, dan juga Kecamatan Lambu. Mereka terpaksa dilarikan ke Puskesmas Sape dan Lambu untuk mendapatkan perawatan medis. Beberapa korban dilaporkan mengalami mual, muntah, dan pusing.

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan konfirmasi resmi terkait penyebab pasti keracunan massal ini. Warga setempat berharap segera ada investigasi dari dinas terkait untuk memastikan keamanan makanan dalam acara tradisional tersebut.

Acara Kiri Loko sendiri merupakan tradisi yang sarat makna budaya, tetapi kejadian ini menjadi perhatian agar ke depannya ada pengawasan lebih ketat terhadap makanan yang disajikan dalam tradisi serupa.

Pihak Puskesmas maupun instansi terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi dan langkah penanganan untuk mencegah kejadian serupa terjadi kembali.